FUNGSI VITAL NAVBAR DI HALAMAN BLOGGER

Manfaat menu navigasi, atau navbar, atau navigasi bagi sebuah halaman website atau blog menurut para pakar diantaranya adalah:
  1. Mempercepat Untuk Mendapatkan Sitelink. Dengan memiliki menu navigasi maka blog/web semakin cepat mendapatkan sitelink karena sebagian dari beberapa sitelinknya memang berasal dari menu navigasi.
  2. Dinilai Sebagai Web/Blog Profesional.. Mengapa dinilai sebagai profesional ? . Karena kita telah menyusun rapih artikel artikel kita dan telah mengatur sekat antara post 1 dan post lainya serta kita telah mengatur web kita menjadi lebih user friendly karena halaman web/blog telah memiliki fasilitas untuk pengguna menjelajahi blog kita dan dengan mudah mengunggah daya tarik pengunjung.
  3. Dinilai Baik dari Google. Dinilai baik oleh google karena kita telah memanjakan visitor dan google tau itu . Maka itu blog dengan menu navigasi yang baik akan mendapatkan nilai lebih.
  4. Lebih mengoptimalkan SEO dan mengurangi rasio pentalan (efek bounching). Karena sangat mungkin pengunjung akan mencari artikel lain baik yang terkait maupun karena sekedar ingin tahu melalui tool yang tersedia. Tool SEO membktikan jika sebuah halaman blog tidak memiliki menu navigasi boleh jadi akan sulit terindex oleh mesin pencari.
  5. Dapat menampilkan halaman statik (page) blog dengan sangat baik.
LATAR
Zaman digital, semua kita mulai merasakan hal ini: Orang membaca melalui gagdet! Penjual koran eceran zaman now merasakan dampaknya, beberapa tipe orang beli koran hanya karena kasihan pada penjajanya. Bukti di lapangan lagi, sebagian memberikan uang tapi tidak mengambil korannya. Sebagian membeli lalu meninggalkan korannya di meja kafe.

Bukti lain, beberapa penerbitan percetakan mulai gulung tikar di Amerika dan Eropa, termasuk di negara negara maju benua Asia dan menjalar sampai ke tanah air. Ingat orang mulai membaca melalui layar gagdet dan tidak terasa gaya hidup modern ini semakin membuat generasi muda kehilangan sensasi membaca majalah dan koran. Untuk apa juga buang buang uang membeli kertas sementara informasi yang yang di butuhkan baik berupa berita, tutorial ada di dalam ponsel.

Koran itu dari zaman old. Waktu media cetak telah habis dan berlalu.Sebentar lagi buku cetak juga akan hilang. Temasuk buku buku pelajaran, novel sastra. Mereka akan berubah ujud menjadi penghuni dunia online dan offline: Digital. Sekarang masih ada segelintir orang mentertawakan saya ketika mengatakan ini. Sama seperti pemilik usaha warnet zaman dulu tidak percaya kalau warnet tidak akan berumur panjang karena hape nokia mulai jago meramban di internet.

Satu gedung perpustakaan yang penuh almari, kursi, dan buku buku tebal di masa depan? OMG, itu memakan ruang dan menyita waktu mencari dan membacanya. Di masa depan satu perpustakaan Iskandariah hanya berbentuk sabak digital seukuran saku! Populasi manusia mau tidak mau akan sampai ke titik nadir: Harus menghemat ruang dan harus menyingkat waktu.

Di tambah dengan isu lingkungan penggunaan kertas dan limbahnya, dan juga isu penebangan pohon untuk bahan kertas olahan benar benar tidak memberi kesempatan gulungan rol kertas hidup hingga beberapa puluh tahun lagi kedepan. Masa depan kertas, buku cetak konvensional sedang berada di penghujung waktu.

PERANAN HALAMAN WEBSITE DAN NAVIGASI MENUNYA DIMASA DEPAN.
Nah disinilah peranan halaman website seperti blog blog pribadi dan komersial dengan niche niche khusus mendapatkan peranannya. Di masa depan blog blog akan menemukan peranannya yang besar bisa menjadi sumber informasi, bisa menjadi sebuah buku atau sebuah perpustakaan berisi buku buku pengatahuan.
navbar navigasi menu halaman editblogtema

Nah sebuah halaman blog yang baik harus memiliki navbar atau 'navigasi menu' karena dimasa depan orang orang sangat familiar dengan halaman suatu web, baik itu blog, website khusus, halaman landing, dsb. Navigasi pada halaman blog dapat memudahkan pengunjung website dan menjadi pemandu yang efektif. Saya meyakinkan kalian jika sebuah menu navigasi itu harus lengkap dan jika perlu menarik.

Paling tidak memiliki ciri ciri sebagai berikut:
  1. Familiar. Bentuknya dengan mudah dikenali oleh para pengunjung atau pembaca online.
  2. Responsif. Mudah di pergunakan baik pada halaman gagdet layar lebar seperti laptop, tablet hingga ponsel (mobile friendly).
  3. Memiliki fitur dropdown yang rapih dan teratur. Ini berguna menghemat ruang sehingga memuat banyak menu dan submenu yang memudahkan pengunjung blog dalam mencari topik yang ingin mereka temukan dan akhirnya mereka baca/tonton. Misalnya jika mereka ingin topik teknologi, mereka tinggal klik submenu teknologi, dan jika ada submenu tambahan (turunan) misal teknologi nuklir, teknologi alternatif, teknologi pertanian dst itu akan lebih memudahkan pengunjung mencari apa yang mereka inginkan.
  4. Sederhana, karena paling tidak sederhana itu dapat diterima oleh semua kalangan, apalagi oleh orang/pengunjung kebanyakan.
  5. Dll
Di ibaratkan halama buku, navigasi akan memandu pembaca dari bab ke bab, halaman ke halaman dan kemudian satu waktu kembali lagi ke halaman sebelumnya untuk menggali informasi lebih dalam yang telah disajikan di setiap halaman blog, pembaca akan bertahan lebih lama jika mereka merasa halaman web tersebut memang bermanfaat dan mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jadi urutannya kurang lebih sebagai berikut:
  • Pembaca mengetikan kunci kata pencarian ke halaman browser dan menemukan judul yang mendekati apa yang telah mereka pikirkan.
  • Lalu mesin pencari mengarahkan mereka ke halaman website kita
  • Jika yang mereka cari sesuai dengan harapan mereka akan membaca judul dan melihat ke bar navigasi dan melihat menu apa saja yang terkait dengan tujuan mereka namun tersedia di halaman blog, itulah sebabnya blog dengan niche khusus lebih baik.
  • Jika mereka merasa cocok, mereka akan bolak balik membuka 'bab' demi 'bab' halaman sebagian besar ya melalui menu navigasi tadi.
Menu navigasi yang baik itu harus lengkap dan presentatif. Jangan sampai judul menu dan submenu ada namun saat di klik kosong (tidak ada linknya). Hal itu akan mengecewakan pengunjung, dan membuat efek bounce (pentalan), jadi menu dan submenu harus berisi link internal tujuan sesuai dengan judul/label blog.

Atau kita bisa belajar dari situs situs besar seperti kompas, tribun, straits time, bernama...Ok mereka besar, sedangkan kita kecil. Tapi siapa bilang karena kecil lalu kita tidak mengikuti kaidah dan prosedur suatu halaman web walau itu belum tertulis? Perhatikan betapa rapi navigasi menu halaman kompas. Kita kita dapat mencari rubrik teknologi, gagdet, berita. Pada menu berita kita akan menemukan kategori kategori yang sangat familiar:
  1. International
  2. Nasional
  3. Daerah
  4. Dst
Bukankah itu masuk akal? Well konten blog saya hanya seratus, ngapain juga pakai Navbar? Hey, biar 50 konten siapa juga mau buang buang waktu bolak balik mencari buku yang menumpuk tidak disusun? Jika ada lemari dengan buku buku yang sama namun menampakan setiap judul mending mengambil buku buku yang di lemari itu bukan? Mereka ingin mengambil, ingin mengambil secepatnya tapi kaadng tidak ada waktu yang cukup untuk mencari cari. 

LOH MENGAPA NAVBAR BLOG MALAH DI BUANG?
Kadang pengembang membuangnya karena navbar bawaan itu terkait dengan tool menu bawaan blogger yang sedikit sulit di modifikasi. Lebih mudah membuat menubar baru. Dan lagipula navbar itu biasanya hanya terdapat pada template lama. 4 varian template varian terbaru navbar bawaan blogger tersebut telah di hilangkan
gambar navbar pada template blogger bawaan lama
Alasan mengapa ia di buang/remove alih alih di modifikasi misalnya adalah karena sesuai dengan sifat template lama yang masih diperuntukan untuk layar dekstop, maka sudah barang tentu navbar bawaan ini tidak responsif dan mengganggu. Para pengembang template blogger biasanya merombak template bawaan lama dengan layout versi ke 2 menjadi lebih responsif dan mobile salah satu caranya adalah dengan menambahkan @media screen dan dengan cara membuang navbar ini.

Akhirnya kita membutuhkan navbar kustom, navbar yang kita buat sendiri.

Bukti bahwa navigasi menu blog sangat berguna. Apalagi bila konten konten yang tersedia telah berjumlah diatas 500-an kita membutuhkan sitemap dan navigasi menu untuk membantu pengunjung agar tetap berada di halaman blog kita.

Ingat juga hari ini orang masih membaca buku cetak, tapi pikirkan ke depannya ketika halaman blog mungkin saja menjadi semakin penting, ibarat sebuah buku yang sama isinya namun dengan sampul yang jelek atau yang bagus, yang manakah akan menarik perhatian? Dan ingat siapa tahu blogger bisa menjadi buku atau bahkan sebuah perpustakaan di masa depan. Mungkin demikian cara blogging masa depan.

Ikuti terus trik, tips, teknik hack dan kabar terupdate dari blog ini! Share:

Beri Komentar atau, Ajukan Pertanyaan

0 Comments