TAKHYUL MODERN

Hoax memang memiliki tujuan tersembunyi dan dilakukan oleh orang dengan berbagai latar pendidikan, agama dan pandangan hidup. Terkadang bentuk berita dan informasi hoax lebih mudah di terima oleh masyarakat daripada versi berita nyata.
Mengapa?  Karena berita nyata itu membosankan tidak dramatis dan tampak biasa biasa saja dari masa ke masa. Berita yang seolah terulang dari sejak zaman lampau.
hoax dan konsipirasi
hoax dan konsipirasi
Sebaliknya berita hoax seolah mampu memuaskan rasa ingin tahu manusia. Misalnya rahasia di balik sebuah peristiwa ada rahasia dahsyat, ada konsipirasi dan 'hoax' berakting seolah mampu membongkar rahasianya. Masyarakat biasanya menerimanya dengan antusias.

Meskipun sesungguhnya fakta fakta tersebut tidak ada, ia 'diciptakan' terkadang setelah melalui eksprimen sosial tertentu.

Hoax biasanya dilakukan untuk membenarkan beberapa data, dokumen dan pandangan yang ingin "dipaksakan" ke tengah orang orang dengan suatu tujuan politis, keyakinan, atau keuntungan finansial. Di kondisikan sedemikian rupa seolah nyata dan fakta yang sebenarnya. Berhati hatilah karena tanpa sadar kita juga menjadi pendukung hoax, misalnya bisa saja dalam bentuk menentang dan membenci pemerintah yang sah.

1. HOAX SEPUTAR VIRUS CORONA 
Yang terbaru adalah HOAX Seputar virus corona. Virus ini di kait kaitkan dengan senjata kimia yang bocor. Senjata kimia buatan Cina sendiri. Dan ada juga yang berbau fitnah dangkal : Pemerintah komunis sedang berusaha membunuhi warganya. Tentu saja ini fitnah konyol, ketika justeru Cina mulai mendorong penduduknya memiliki dua anak.

Beberapa kalangan ahli di luar Cina juga telah membantahnya.

Dan ada pula hoax yang mengatakan karena kota wuhan adalah salah satu pusat perindustrian sehingga orang orang asing bebas keluar masuk kota tersebut.

Musuh musuh cina menyusupkan orang untuk melepaskan virus buatan negara tertentu agar ekonomi Cina hancur. Siapa lagi yang jadi tertuduh selain Amerika?  Soalnya mereka baru saja terlibat perang dagang.

Mudah terlihat, sebuah kota industri di tutup, jutaan penduduknya terkurung dalam kota kematian. Pemerintah komunis Cina tentu tidak ingin wabah ini menyebar menjadi bencana global dan tidak dapat lagi dikendalikan.

Penutupan juga menghasilkan bencana perekonomian yang sangat berat bagi Cina. Jutaan trilyun hangus setiap waktu. Pemerintah berpacu mempertahankan kestabilan, reputasi bangsa, ekonomi dan melindungi kemanusiaan.

Ada pula  yang berpendapat Cina sedang di hukum dengan musibah ini. Kita tidak bisa membantah bahwa setiap bangsa akan mendapatkan "hukuman" dan kita melihat Cina dengan dewasa mampu menghadapinya.

2. TEORI KONSIPIRASI
teori konsipirasi berbentuk teori yang seolah olah di dukung oleh bukti nyata dan ilmiah padahal ia tidak lebih hanyalah pseudo ilmiah. Misalnya:

Di latar belakangi oleh perang dagang Amerika diam diam senang Cina terpukul oleh musibah atau bencana virus corona.

Dan sekelompok mata mata berkebangsaan Cina sendiri di tugasi masuk ke kota Wuhan untuk menyebarkan virus ini. Teori ini tentu saja sangat konyol. Virus corona mungkin dapat melemahkan ekonomi Cina untuk sementara waktu. Akan tetapi jika wabah virus tidak terkendali akan memukul ekonomi dunia dan pada akhirnya sekuat apapun ekonomi Amerika ia tidak mungkin berdiri sendiri.

Dan pada paktanya baik Cina maupun Amerika berpacu dengan waktu demi menemukan obat atau serum anti virus corona. Demikian juga dengan negara negara lain di dunia pada saat ini.

Teori konsipirasi juga pernah begitu kuat memgelilingi kisah bencana kehancuran menara kembar WTC.  Ada teori yang mengatakan itu karena ulah Amerika sendiri. Ada lagi teori yang mengatakan kehancuran itu telah di ketahui oleh kalangan Yahudi zionis, ada pendapat aneh bahwa kerajaan Arab Saudi terlibat penghancuran menara kembar.

Tujuannya jelas untuk 'cuci gudang' dan membangun gedung bisnis baru dengan perjanjian dan margin keuntungan bisnis yang di perbaharui.Demikian teori konsipirasi berkembang.

Berbagai cerita berkembang liar. Ada hoax, ada pula teori konsipirasi bak kisah di dalam novel tulisan Agatha Christie.

3. MUNCULNYA KERAJAAN KERAJAAN HOAX
Kerajaan Sunda Empire yang sempat menghebohkan dengan mudah dapat di tebak sebagai kerajaan hoax. Namun apa yang berkembang sebagai opini liar di tengah masyarakat tidak kalah menarik.

Masyarakat yang mencoba kritis ketika di suguhi opsi cerita yang di dasari oleh berbagai peristiwa sebelumnya. Bahwa munculnya kerajaan kerajaan hoax di sengaja untuk menutupi peristiwa peristiwa politik yang belum terpecahkan atau di kenal dengan istilah: "Pengalihan Isu".

Cerita di rangkai dan dikait kaitkan dengan peristiwa peristiwa sebelumnya, tanpa bukti yang konkret lalu di jadikan 'fakta' untuk menyudutkan golongan, pribadi orang orang tertentu. Cerita lalu berkembang liar dan akhirnya tenggelam oleh peristiwa peristiwa baru.

Padahal jika kita pandang bulan dari bumi banyak gambaran yang terlihat disana, seperti nenek sedang menyulam. Itu yang kita namakan dengan persepsi. Namun jika kita pergi ke bulan tidak ada nenek sedang menyulam, itu hanyalah daratan, kawah kawah dan lembah berpasir.

Betapa tidak di belakang semua itu masih ada kasus Novel Baswedan yang belum terselesaikan, ada juga kasus Habib Rizieq yang masih menggantung nasibnya di Saudi Arabia. Ada kasus kasus  korupsi yang masih dalam proses hukum.

Dan paling tidak menurut penganut faham konsipirasi, dengan adanya peristiwa peristiwa yang sengaja di rekayasa, kasus kasus yang mendesak bisa menjadi lebih longgar dan ringan. Memang sekilas masuk akal.

Kita juga tidak boleh lupa betapa banyak kejadian kebetulan didalam hidup kita? Kita juga akan menghubungkan peristiwa demi peristiwa dengan kejadian yang sedang berlangsung.  Misalnya karena tadi menabrak kucing tanpa sengaja seseorang akhirnya mendapat kecelakaan.

4. TAKHYUL MODERN
Zaman dulu orang percaya hal hal gaib tanpa dasar dan musabab ilmiah. Di masa kini kita menyebut mereka dengan percaya kepada takhyul. Namun sebenarnnya orang modern lebih percaya kepada takhyul ketimbang orang zaman dulu.

Akan tetapi takhyul Modern  juga berkembang tidak kalah buruk, kita dengan muah percaya kepada sumber informasi yang tidak jelas, sebagian dari kita dengan mudahnya percaya kepada HOAX....

Beri Komentar atau, Ajukan Pertanyaan

0 Comments