TIGA ANGGAPAN KELIRU PADA SAAT UPDATE BLOGGER

CSS power
CSS illustration by Lynda.com
Update dalam bentuk apa saja: Membuat konten atau mengedit template blog, berdasarkan pengalaman pribadi sih. Ada beberapa kesalahan fahaman yang sering tidak kita sadari pada saat blogging, terutama pada saat membuat konten dan mengedit template blogger.

Kesalah fahaman pertama: Meletakan CSS ke dalam HTML itu sulit.

 Pada halaman editor HTML blogger kita sering mendapatkan tutorial agar menempatkan CSS di atas kode ]]></b:skin> memang benar, akan tetapi penempatan css ini sebenarnya melaui beberapa cara:

1. Meletakan CSS diatas ]]></b:skin> contoh :
div#ContactForm1 {
display: none !important;
}

]]></b:skin>
2. Meletakan CSS diatas penutup tag </head> contoh:
<style>div#ContactForm1 {display: none !important;}</style>
</head>
Catatan: CSS yang diletakan diatas </head> harus dibuka dengan  <style> dan di tutup dengan tag </style> saran penempatannya biasanya di dalam HTML adalah, letakan CSS berikut di atas </style> atau di bawah kode CSS lainnya di dalam tag <head>.

Dimanakah sesungguhnya paling baik untuk meletakan CSS? Ada yang berpendapat sebaiknya di atas kode </style> atau di atas </head> tadi. Sebenarnya tergantung, terkadang kondisi tertentu HMTL membuat CSS tidak bekerja pada saat di letakan di atas ]]></b:skin> sebaliknya baru bekerja pada saat di letakan di atas </style>. Namun untuk menyederhanakan template CSS memang di letakan di atas ]]></b:skin>

Sesungguhnya memasang CSS ke dalam template blogger itu sangat mudah!

Akan tetapi jika kalian di sarankan memasukan kode CSS ke dalam template blog dan tidak ingin melakukan pengeditan HTML, cukup melalui cara berikut:
  • Masuk ke pengaturan Blogger atau Dasbor blogger.
  • Pilih Tema
  • pengaturan dasbor blogger
    Pengaturan/Dasbor blogger
  • Pada menu Blogger Theme Designer yang muncul dengan beberapa pilihan, scroll keatas hingga bagian paling bawah yakni menu "Add CSS" atau "Tambahkan CSS" klik dan setelah itu akan muncul kotak CSS.
Meletakan CSS di dalam kotak CSS
melatakan CSS ke dalam kotak CSS
  • Copy kode CSS yang di inginkan untuk membentuk HTML, pastekan ke dalam kotak tadi. Kalian harus tahu dengan mempastekan kode CSS ke dalam kotak CSS, sama saja kalian menempatkan kode CSS di atas ]]></b:skin> melalui Edit HTML.
  • Save template. Karena langkah selanjutnya mungkin kalian harus memasang widget tertentu yang terkait dengan kode CSS yang telah kalian pasang di atas
Namun harus di perhatikan, memasang CSS melalui kotak CSS pada pengaturan Blogger Theme Designer diatas harus murni CSS dalam bentuk contoh:
div#ContactForm1 {display: none !important;
Mengapa? karena meletakan CSS ke dalam kotak CSS, berarti menempatkan CSS tersebut ke dalam template HTML dengan posisi diatas ]]></b:skin>. Tidak boleh di sertakan dengan <style> dan </style> seperti ini:
 <style>div#ContactForm1 {display: none !important;
}</style>
Karena jika kalian letakan kode CSS dengan kode  pembuka dan penutup tersebut maka di atas header blog atau tepatnya diatas navbar (menu navigasi) akan tersisa dan muncul kode yang mengganggu, dalam bentuk tanda: => atau -->

Jadi sekarang saya harap kalian dapat mengerti.

Kesalah fahaman kedua: Menghapus konten lama.

Ada masanya kalian tidak menginginkan lagi sebuah konten, artikel atau postingan lama yang ada di halaman blog kalian. Jangan di hapus! Tetapi di edit. Dengan menghapus kalian akan kehilangan link apalagi jika postingan tersebut telah di kunjungi beribu ribu orang sejak bertahun tahun. Saya memiliki pengalaman buruk ketika pengunjung terpental karena masih mendapatkan Judul postingan blog yang telah saya hapus di pencarian Google dan ketika mereka klik, konten tersebut tidak ada. Padahal konten itu telah di baca hampir 100 ribu kali selama 11, 5 bulan! Apa yang terjadi selanjutnya? Sebagian mereka berkomentar sangat buruk.
hapus postingan lama?
hapus postingan lama?
Tentu saja kita bisa menghapusnya secara permanen dan menghilangkannya dari kotak penelusuran di internet, akan tetapi yang saya maksudkan adalah alangkan lebih baik jika konten tersebut di edit dan di sesuaikan dengan kebutuhan agar penempatannya yang sudah tinggi di mesin pencari tetap terjaga atau malah lebih di tingkatkan. Namun jika tidak ingin berpengaruh buruk terhadap SEO berhati hatilah!

Saya memiliki sebuah artikel dengan isi yang sedikit berbeda daripada aslinya beberapa tahun yang lalu, namun lebih lengkap dan lebih up to date. Hasilnya sungguh menggembirakan pengunjung merasa mendapatkan kemudahan dan manfaat dari informasi yang telah saya berikan. Walhasil Blog saya dapat menempus ranking Alexa ke 600 ribuan dalam beberapa bulan, ranking Alexa penting untuk parameter bisnis, pada saat saya memasang iklan dari Amazon (sama halnya seperti adsense, saya melepasnya karena pertimbangan yang menurut saya lebih baik).

Sebaiknya konten lama jangan di hapus, kecuali kalau ia masih dalam bentuk draft.

Kesalah fahaman ke tiga: Pengertian Javascript dan penempatannya

Benar jika ia adalah kode js untuk membuat elemen seperti tombol perintah ke dalam HTML. Namun tidak jika ia adalah script link elemen dari pihak ke tiga misalnya pemasangan ikon font awsome. Kekeliruan para pemula adalah pada saat mengenali kode javascript dengan tanda di mulai dengan <script> dan di akhiri dengan </script> di dalam template blogger.

Perhatikan kode Javascript berikut:
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>


<h2>Contoh Javascript</h2><p id="demo"></p><button type="button" onclick="document.getElementById('demo').innerHTML = 'Hello JavaScript inilah saya!'">Klik saya!</button>
</body>
</html>
Dan lihat hasil dari kode Js diatas, coba klik tombol di bawah ini:

Contoh Javascript



Di dalam template Javascript memang ditandai dengan <script> ....</script> dan letaknya memang di atas </body> seperti contoh diatas.

Akan tetapi jika ia dalam bentuk HTML-DOM untuk merubah style di dalam HTML, misalkan warna font, maka dia bisa berbentuk seperti kode yang kita sebutkan diatas menggunakan
<script> dan </script>:
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<p id="p1">Hello World!</p>
<p id="p2">Hello World!</p>
<script>document.getElementById("p2").style.color = "blue";document.getElementById("p2").style.fontFamily = "Arial";document.getElementById("p2").style.fontSize = "larger";</script>
</body>
</html>
Di dalam template HTML pragraf diatas warna birunya memang di rubah melalui script. Itu adalah aturannya.

Jadi Javascript memang di letakan di atas tag penutup </body> namun dalam beberapa kasus khusus mengikuti fungsinya JS dapat di tempatkan di mana saja di dalam template.


SHARE YA...

Comments

  1. Template blogku apa adanya
    Jika ditambah CSS/HTML ga muncul

    Mau ganti template malah PR nya dari 3 turun jadi satu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menambah elemen dan mengganti template adalah dua hal yang berbeda, menambahkan CSS pada template untuk menambahkan elemen dan widget tidak berpengaruh pada PR.

      Setiap template akan berubah asalkan kode kode HTML_CSS diletakan dengan benar.

      Delete
  2. Iya, konten-konten lama ane gak bakal dihapus (kecuali yang udah terlanjur dan ada alasan-alasan tertentu buat dihapus :v), karena ane yakin pasti jadi manfaat buat orang lain, meskipun cuma menghibur :D.

    ReplyDelete
  3. Blognya makin keren banget👍
    Karena saya agak tertarik dengan coding atau html atau apalah itu, jadi saya bacanya agak serius, walaupun masih banyak nggak pahamnya😁
    Sempet beberapa waktu lalu coba belajar. Menarik ya, tapi belum ada waktu lagi.

    ReplyDelete
  4. Saya pernah mengubah url artikel Mas, eeee...pas Di kelik , terjadi error, disanalah saya ngak mau hapus artikel, paling - paling disimpan saja di Draf.

    Kalau artikelnya cuma disimpan di draf, malahan akan membuat error juga yah Mas...

    ReplyDelete

Post a Comment

Ajukan pertanyaan, kami mungkin tidak bisa langsung menjawabnya. Namun pertanyaan anda mungkin berguna dan penting bagi pembaca blog ini.

Terimakasih

Salam dari Admin
Anissa Auliasari