November 06, 2019

JUJUR, APAKAH BENAR PENGHASILAN ADSENSE YOUTUBER ITU SANGAT BESAR?

Maksudnya jika hanya mengandalkan adsense?

Jawabannya adalah sama dengan blogger. RELATIF.  Jadi tergantung pengelolaan ads, konten dan jenis channel atau kanal youtube yang kalau blogger disebut niche. Apalagi syarat sukses menjadi Youtuber sejak akhir tahun 2018 menjadi semakin berat.

Paling terakhir adalah kegiatan vlogging dan menjadi Youtuber memang telah membuat kegiatan ngeblog konvensional seperti blogger terlihat jadul dan "tua". Buktinya banyak juga blogger tiba tiba beralih profesi menjadi Youbuer. Tapi baca dulu artikel ini, supaya kalian mendapatkan gambarannya.

Youtube conten
Watching youtube channel ilustration
Seiring waktu youtube semakin ramai pengunjungnya di imbangi oleh semakin ramainya pembuat konten video, pemilik kanal dan kaum selebriti yang membuat Youtuber menjadi sangat sibuk dan berwarna warni.

Apalagi para blogger juga mulai merambah ke youtube walaupun membuat saluran atau channel kecil kecilan. Faktanya di luar keberuntungan para youtuber yang tumbuh dari kalangan biasa,  youtuber yang sukses itu kini banyak muncul dari kalangan selebriti. Mereka diuntungkan sebagai publik figur, memiliki penggemar dan walaupun tidak semua selebriti seberuntung itu.

1. PENGHASILAN YOUTUBER INDONESIA ITU RELATIF KECIL

Jujur memang demikian, apalagi ada aturan setiap CPM penghasilan hanya akan dibayar pada setiap kelipatan 1000 view. Syarat lain orang harus menonton video lebih 30 detik, kurang dari itu akan dicatat sebagai efek bounching atau pentalan yang bisa membuat channel youtube kalian buruk di mata mesin penelusur.

Bayaran terbesar itu jika kalian berdomisilinya di Australia yakni bisa mencapai 5 kali lipat Indonesia. Itu fair, karena nilai ekonomis negara mereka memang sangat tinggi. Jadi kualitas dan kemungkinan mereka belanja lebih tinggi pula.

Pengakuan dari beberapa Youtuber yang telah sukses mengatakan nilai pendapatan adsense hanya menyumbang 1/8 dari total pendapatan seorang Youtuber, lho jadi darimana penghasilan mereka sebenarnya?

2. TERNYATA PENGHASILAN YOUTUBER BUKAN DARI ADSENSE JUGA(?)

Jadi kebanyakan youtuber melakukan kegiatan Endorsement dan jualan merchandise. 

Jika mengandalkan adsense pendapatan pasti bersifat fluktuatif, maka komunitas Youtuber melakukan beberapa bisnis, diantaranya edorsement.
Endorsement adalah promosi produk pengiklan oleh sang pemilik Channel atau saluran dan beberapa kegiatan lain bersifat tutorial online. Namun ada syaratnya:
  1. Minimal telah memiliki 10.000 (sepuluh ribu) subscriber.
  2. Tidak melanggar pedoman dan ketentuan Youtube
  3. harus mengikuti youtube Partner Programm
Youtuber tanah air juga menjual produk buatan mereka sendiri tanpa memanfaatkan layanan Merchandise Youtube. Namun mereka juga mendapatkan layanan merchandise gratis dari beberapa vendor. Sekali lagi hal ini bisa kalian nikmati jika kalian telah memiliki subscriber besar. itu adalah perbedaan blogger dengan Youtuber. Youtuber harus memiliki pemirsa yang banyak karena konten mereka dalam bentuk video.

3. MEMBUAT KONTEN BERBAYAR

Nah disini bedanya konten creator youtuber dan konten creator blogger. Pembuat konten video berbayar bisa menapatkan penghasilan berpuluh kali lipat tergantung kualitas dan kepuasan pelanggan yang memakai jasa konten mereka. Menurut The Economist honor para Youtuber yang memiliki subsciber rata 100.000 (seratus ribu) orang rata rata memiliki honor berkisar RP. 150 jutaan. Jadi bukan dari adsense ya.

4. YOUTUBE MULAI MENGANALISA KUALITAS KONTEN VIDEO

Dengan tool mereka yang semakin maju Google mulai memeriksa dan menganalisa kualitas konten video yang dibuat oleh para youtuber, dan ini berdampak pada penghasilan adsense. Sudah sampai saatnya kita dihadapkan pada persaingan sengit. Ya sengit sekali.

Kalian tidak mungkin mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi jika hanya membuat konten remaja yang biasa biasa saja biarpun subcribe dan viewernya berjuta juta karena mesin pengendus bisnis akan segera mengetahui bahwa itu bukan "pasar" yang potensial bagi produk produk mahal. Akan tetapi konten konten yang bisnis yang menyasar ke orang berduit akan memiliki peluang ekonomis yang sangat tinggi. Itu logika yang sangat masuk akal. 

It still make a sense!

5. UMUMNYA YOUTUBER BERPENGHASILAN BESAR ITU KALANGAN SELEBRITI

Kita membahas "umumnya" walau tidak menampik banyak juga sih orang kebanyakan tiba tiba beruntung menjadi youtuber dengan teknik yang benar. Teknik yang benar tergantung pada perencanaan, Kanal atau saluran apa yang dibuat. Konsisten membangun nama dan di tambah lagi dengan faktor keberuntungan. 

Mereka yang artis misalnya dengan mudah menjadi "Duta Produk" dan mendapatkan honor sebagai influencer. Figur mereka sangat mendukung untuk itu. Mereka memiliki modal pengikut atau subscriber yang kuat. Pemirsa lebih familiar dengan sosok dan nama mereka, algoritma mesin penelusur juga lebih mudah mengenal dan menemukan mereka.

Dengan konten video lebih mudah mengekspos fisik mereka ke hadapan publik untuk menjadi tontonan khalayak, ketimbang konten tulisan dan gambar pada halaman blog. Jika kalian merasa memiliki keahlian tampil selayaknya artis, dan memiliki rasa percaya diri yang kuat, kalian memiliki kans untuk sukses.

Penutup.

Tetaplah ngeblog, sambil membuat saluran youtube, jika memungkinkan buatlah saluran atau kanal youtube yang terkait dengan halaman blog kalian, itu akan lebih mudah meningkatkan dan mendatangkan pemirsa. Saya melihat Mas Adhy Suryadi pemilik halaman blog Kompi Ajaib sedang mengelola kanal Youtube dengan nama yang sama, kanal itu menawarkan konten yang setali tiga uang dengan halaman blog beliau, perlahan tapi pasti subscriber dan pemirsanya meningkat dari waktu kewaktu.

Hingga saat ini kanal tersebut  telah memiliki 654 subscriber dan 88 konten tutorial. Itu yang saya maksud blog dengan niche dan Kanal khusus Youtube.

Kebijakan baru Youtube:

We’re updating our Terms of Service ('Terms') to improve readability and transparency. This update does not change the Google Privacy Policy, nor the way that we collect and process your data.We’ve provided a summary of key changes but here’s what you can expect:
  • •Terms that are clearer and easier to understand with useful links to help you navigate YouTube and better understand our policies.
  • • Expanded commitments to notify you about changes that may affect you, such as product updates or future changes to the Terms; and
  • •Better alignment between our Terms and how YouTube works today.
The new Terms will take effect on 10 December 2019. Please make sure that you read the updated Terms carefully. If you would like more information, you can find additional information in our Help Centre.If you allow your child to use YouTube Kids, then please note that you are agreeing to the new Terms on behalf of your child as well.You can always review your privacy settings and manage how your data is used by visiting your Google Account.

Thank you for being part of the YouTube community!

Tautan

A coding addict, a hard smoker, love boxing even not a boxer. Love maths even not a scientist

11 comments:

  1. Ya jelas kalau penghasilan terbesar dari endorsement. Sekarang sudah nggak jaman mengandalkan iklan sebagai sumber uang karena informasi semakin bebas dan pemasaran bisa dilakukan di mana saja. Tapi ... tetep aja ya, artis lebih mudah punya banyak follower, baik di youtube ataupun di blog.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Endorsement itu pula lebih mudah dikelola oleh orang berbakat bisnis, pede dan suka tampil mempengaruhi publik he he he

      Delete
  2. Wah bisa jadi pertimbangan nih.. Anak anak di kelas itu kalau ditanya cita cita nya, mulai banyak yg jawab mau jadi YouTubers. Ehehe.. Katanya enak. Bikin video video gitu aja dapat duit.
    Eeh, ternyata tidak semudah itu ya

    ReplyDelete
  3. Kalo mau jadi youtuber itu harus gila. Kalo gak gila gak laku, gak ada yang nonton.

    ReplyDelete
  4. bagi saya, dalam banyak2 influencer, jadi youtuber lah yang paling sukar... tapi kalau tengok income, youtuber lagi mahal

    ReplyDelete
  5. apalah aku punya chanel yutub cuma buat iseng2 blm punya niat nyeriusin, hhhh
    pdhl denger2 penghasilannya gede2 yaa

    ReplyDelete
  6. incredibly informative post friend
    specially for me who knew less about stuff you shared here :)

    i don't have any interest in creating youtube channel until now and enjoying lazy blogging as house wife
    thank you very much for wonderful sharing!

    blessings!

    ReplyDelete
  7. Memang mau nggak mau, personal branding dan konsisten adalah yang terbaik ya :D
    Beberapa youtuber sekarang yang terkenal dulunya malah bukan siapa-siapa, tapi karena konsisten bikin konten yang menarik, serta rajin branding, jadinya melesat jadi seleb.

    Blogger juga bisa seperti itu, mari kita jadi seleb blogger hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya pilihan kita untuk mencapai level tersebut: personal branding

      Delete
  8. Ada benarnya juga sih apa yang dikatakan oleh mas. Dan karena itulah saya ingin mengujinya.Uji nyali sikit - sikit-lah, Masak seleb saja yang bisa menghasilakn uang banyak dari Yotube. hahaha....siapa tahu kita juga bisa.Ngarepdotcom,hahah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kang Nata harus konsisten dan membangun personal branding... Sy setuju sama Rey..

      Delete