November 29, 2019

INI PENJELASANNYA MENGAPA SANGAT MUNGKIN PERANG MENGERIKAN AKAN TERJADI ANTARA CINA DAN AMERIKA



Graham Tillett Alison adalah seorang Ilmuwan Politik berkebangsaan Amerika, Professor di Sekolah tinggi John F. Kennedy milik Pemerintah Amerika di Harvard. Seorang pembicara yang sangat ahli, logis dan piawai. Pada video diatas beliau dengan logis menggambarkan betapa cepatnya cina bangkit.

Sangat menarik membicarakan perihal kemajuan cina.  Bahkan begitu cepatnya cina meraih kemajuan tersebut, dan "belum pernah terjadi dalam sejarah negara manapun" kata Graham. "Kita bahkan belum sempat terkejut tiba tiba saja negara yang 50 tahun sangat miskin dan dan tidak diperhitungkan ini telah melebihi kita (Amerika) dalam banyak hal".

Graham memberikan contoh bagaimana sebuah jembatan rusak akan di perbaiki di Amerika harus memakan waktu bertahun tahun, tertunda dan tertunda, dan setelah beberapa tahun kemudian baru selesai itupun setelah memakan anggaran dua kali lipat. Dia membandingkan bagaimana sebuah jembatan di Beijing yang diperbaiki hanya membutuhkan waktu 34 jam selesai. Padahal jembatan tersebut jauh lebih besar dan lebih kuat daripada jembatan di Amerika tadi.

Mungkin Graham ingin mengatakan: Hanya ada satu singa yang menjadi raja di dalam satu kandang. Dia memberikan contoh sejarah sejak ribuah tahun betapa suatu negara adi daya harus berperang dengan calon saingannya demi memperebutkan supremasi di dunia. Akan kah Amerika dan Cina terjebak oleh jebakan Thucydides? Dan siapakah Thucydides?
Thucydides
Thucydides ahli sejarah Yunani kuno
Menurut wikipedia:
Thoukydídēs) adalah sejarawan dan penulis dari Alimos. Karyanya adalah Sejarah Perang Peloponnesos yang menguraikan perang pada abad ke- SM antara Sparta melawan Athena sampai tahun 411 SM. Thukidides disebut sebagai bapak "sejarah ilmiah" karena standarnya yang ketat dalam mengumpulkan bukti serta analisisnya dalam hal sebab akibat tanpa rujukan mengenai campur tangan para dewa, seperti disebutkan dalam pengantar pada karyanya.
Dia juga disebut bapak sekolah realisme politik, yag melihat hubungan antar-bangsa berdasarkan siapa yang kuat, kettimbang siapa yang benar. Karyanya dipelajari di perguruan tinggi militer di seluruh dunia, dan dialog Melia tetap menjadi karya seminal dalam teori hubungan internasional.
Secara lebih umum, Thukidides menunjukkan ketertarikan dalam mengembangkan pemahaman manusia untuk menjelaskan perilaku dalam krisis, misalnya dalam wabah, pembantaian, dan perang saudara.
Silahkan tonton video dari THE TED diatas!


A coding addict, a hard smoker, love boxing even not a boxer. Love maths even not a scientist

2 comments:

  1. Mudah-mudahan sih tidaklah, seharusnya semakin maju suatu negara, pola pikirnya juga harus lebih majulah, perang, kekerasan, pemaksaan kehendak adalah cara primitif untuk menyelesaikan masalah.

    Negara maju harusnya mampu menciptakan dunia cinta damai, jangan pake otot mulu lah, ototnya buat persaingan dalam olahraga sj lah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali, kata orang tua tua, semakin besar kekuatanmu semakin besar pula tanggung jawabmu

      Delete