November 29, 2019

APA BEDANYA JAVASCRIPT DENGAN JQUERY?

Tahun 2006 John Resiq menciptakan jQuery, di ciptakan karena terdapat kekurangan pada JavaScript yakni ketidak sesuaian JavaScript dalam menangani browser, dan juga di tujukan agar manipulasi DOM HTML menjadi lebih sederhana termasuk animasi dan AJAX.
JavaScript
Ilustration: JavaScript
Selama lebih dari 10 tahun, jQuery telah menjadi perpustakaan JavaScript paling populer di dunia.
Akan tetapi, setelah muncul JavaScript Versi 5 pada tahun 2009, sebagian besar utilitas jQuery dapat diselesaikan dengan beberapa baris JavaScript standar.

Contoh JavaScript di dalam template blog:
<button onclick="myFunction()">Click Me!</button>
<script>function myFunction() {
var x = document.getElementById("demo");
x.style.fontSize = "25px";
x.style.color = "red";
}
</script>

Perhatikan contoh lain sebuah statemen jika di tulis dengan jQuery:
<!DOCTYPE html>
<html><head><script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/3.4.1/jquery.min.js"></script></head>
<body>
<h2>Finding HTML Elements by Id</h2>
<p id="id01">Hello World!</p>
<p id="id02">Hello Sweden!</p>
<p id="id03">Hello Japan!</p>
<p id="demo"></p>
<script>
$(document).ready(function() {
var myElements = $("#id01");
$("#demo").text("The text from the id01 paragraph is: " + myElements[0].innerHTML);
});
</script>

</body></html>
Baris merah adalah link yang wajib di tulis pada penulisan cara jQuerry, akan tetapi pada versi terbaru JavaScript yakni versi 5 hal seperti diatas itu teratasi dengan penulisan:
<!DOCTYPE html>
<html>

<body>
<h2>Finding HTML Elements by Id</h2>
<p id="id01">Hello World!</p>
<p id="id02">Hello Sweden!</p>
<p id="id03">Hello Japan!</p>
<p id="demo"></p>
<script>
var myElement = document.getElementById("id01");
document.getElementById("demo").innerHTML = "The text from the id01 paragraph is: " + myElement.innerHTML;
</script>

</body>
</html>
Cukup menarik karena masih banyak template yang ditulis untuk membuat tombol "reaction"  menggunakan jQuerry, padahal dapat di tulis lebih sederhana dengan JavaScript yang lebih baru. Memang tidak ada yang salah dengan jQuery ia tetap bekerja dengan baik sebagai komponen desain..

Born in 29 Jan 2002 in Batam. I am a student of Senior High School (SMA) Now I am living in Bandar Lampung, Love HTML, Javascript, python and C++