October 27, 2019

BERT ALGORITMA BARU MESIN PENCARI GOOGLE YANG MAMPU BELAJAR SENDIRI

Algoritma baru Google
Algoritma baru Google menggunakan maskot BERT
BERT Kependekan dari: bidirectional encoder representations from transformers. Adalah reperensi dua arah encoder dari transformer. Sebuah tool dan algoritma baru yang kompleks dan di klaim bahkan akan melebihi manusia dalam memahami sebuah pertanyaan. Secara global telah terjadi 10% perubahan pada mesin pencarian. Namun karena masih dalam tahap belajar BERT akan membutuhkan waktu lebih banyak agar dia menjadi semakin pintar dari waktu ke waktu. Ini seperti bagian dari program "machine learning" mesin yang mampu belajar. Perhatikan Algoritma dengan umpan dua arahnya:
contoh umpan dua arah pada BERT
contoh umpan dua arah pada BERT. image Source Google A.I blog
BERT memiliki algoritma yang dapat dilatih untuk menjawab setiap pertanyaan dan menjadikan mesin telusur menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tidak seperti sebelumnya mesin pencari mencari situs situs, atau alamat web, maka BERT mencari PERTANYAAN dan MEMECAHKAN pertanyaan setiap orang. Awas efeknya terhadap kata kunci pada kata pencarian akan menjadi berubah, tidak akan sama seperti yang di ajarkan oleh para web master sebelumnya. BERT tidak akan tertipu oleh kunci kata, karena dia mampu mencerna pertanyaan dengan algoritma kecerdasan lebih rumit dan inteligent. Dia mampu mengenali manipulasi dan trik lebih pintar dari manusia.

Lagi lagi ini akan mempengaruhi paling tidak 1 dari 10 ranking atau posisi halaman web kita di internet. Perubahan ini terjadi paling tidak oleh Google adalah target 5 tahun sekali.

Mempengaruhi peringkat atau ranking situs situs web
Namun menurut sementara kalangan BERT membutuhkan perangkat lebih maju di masa depan untuk menunjang kecerdasannya pada saat berada di tangan  para penggunanya. Kita dapat membayangkan hape, laptop dan perangkat komputing di seluruh dunia terus berkembang perangkat kerasnya untuk memaksimalkan atau memanfaatkan kecerdasan si BERT ini.

Pada uji coba yang telah di lakukan BERT benar benar mewakili syaraf kecerdasan buatan dan mampu membaca "pikiran" kita dengan sangat alami. Tidak ada lagi model pencarian dengan hasil random dimana pembaca harus memilih dari sekian banyak jawaban yang telah diberikan, kadang terasa mengecewakan karena ketidak akuratannya, BERT seperti mengerti apa maksud dan tujuan kita. Buang saja kata kata tidak perlu dalam bahasa Inggris "to"  dan "for" si BERT sudah mampu menyimpulkan model pertanyaan kita dengan natural walau kita menuliskan pertanyaan sederhana. Contoh sebelum dan sesudah hasil pencarian yang di ketikan pada kotak pencarian di browser:
Sebelum dan sesudah menggunakan algoritma bert
Contoh jawaban sebelum menggunakan Algoritma BERT dan sesudah menggunakannya
Bahasa bahasa lain akan segera menyusul. Dengan perubahan ini akan terjadi perubahan besar besaran dengan kata kunci di mesin pencarian, ini juga akan berakibat situs situs website besar yang mengandalkan kata kunci turun ranking, bisa jadi. Dan itu akan terasa adil bagi situs yang memiliki konten berkualitas namun miskin kata kunci alias keywords.

www.editblogtema.net

A coding addict, a hard smoker, love boxing even not a boxer. Love maths even not a scientist

2 comments:

  1. Duh kalau mengenai kata kunci mah, saya masih ngos-ngosan memahami hahaha.
    Kudu belajar lebih banyak lagi untuk lebih paham dan bisa ikutan bersaing.
    Hah? bersaing?
    Bisa di page 5 aja udah syukur hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ke depannya mungkin hal tersebut sudah tidak esensial lagi. Buat saja konten banyak banyak nanti pasti pembacanya datang..

      Delete