July 04, 2019

Benarkah blogging adalah pekerjaan yang sudah jadul?

blogger
kredit: pixel.com
Suatu trend terbentuk secara alami pada setiap aplikasi dan seiring waktu berubah mengikuti hukum "ketidak-abadian" atau hukum "kefanaan". Sejak diperkenalkan oleh PyraLabs hingga dibeli oleh Google,  blogger telah banyak berubah. Peristiwa peristiwa di dunia luar dan sekelilingnya turut mempengaruhinya. Sebut saja pada saat Youtube telah menjadi trend yang kuat akibat kemudahan pengeditan dan publikasi konten video, blogger mau tidak mau telah tergerus pamornya. Suatu masa entah kapan, youtube juga akan menghadapi hal yang sama.

Setiap hal baru datang sekalipun dalam bentuk sesama media, pasti akan menarik perhatian. Hal baru akan menawarkan pengalaman baru, fitur dan wajah baru. Pergantian generasi memang tidak dapat terelakan, tiba tiba kita menjadi percaya bahwa blogging memang telah menjadi "the old work" pekerjaan tua dan jadul.Banyak yang membantah, tetapi kita tidak bicara perihal dunia tulis menulis yang telah ada sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Kita bicara tentang blogger: Sebuah aplikasi berbasis web. Dan kita tidak dapat menampik fakta betapa beberapa platform dan aplikasi berbasis web ternama dimasa lalu kini telah lenyap.

Menuju ke titik nadir?
Dulu, orang membuat web dari nol. Jasa dan peranan seorang web design begitu besar dan menentukan. Jika sobat adalah seorang web designer pada tahun 2010 maka sobat memiliki tempat yang istemewa. Tetapi kini hampir setiap websider yang menjalankan bisnis dan hobi mempergunakan  website yang ada di internet berjalan dibawah sebuah framework atau service, atau bisa kita sebut juga berjalan dengan sebuah CMS – WordPress, Blogger, Drupal, Tumblr, dan lain sebagainya.

Framework tersebut telah menjadi pondasi seseorang dalam menciptakan website, bahkan sebagian besar website yang ada saat ini dibuat menggunakan WordPress!

Semakin populernya layanan tersebut diiringi dengan munculnya banyak sekali template gratisan maupun berbayar yang membuat seseorang bisa menciptakan website dengan desain yang cukup bagus hanya
dalam waktu beberapa menit dan tanpa perlu menyewa jasa seorang desainer web. Tinggal pilih template saja, lalu pasang di CMS yang digunakan, Beres.., apalagi sekarang template yang disediakan gratis atau berbayar-dengan harga relatif murah tersebut bisa dengan leluasa dan dengan mudah di edit tanpa seseorang perlu benar benar paham koding web.

Pada akhir tahun 1990-an kalau orang mau berbisnis di internet dengan membeli domain .com, tentu harus membeli paket hosting yang mahal, dan lalu menyewa seorang web master untuk bisa memiliki sebuah website sederhana untuk bisnisnya agar orang bisa melihat mereka dari seluruh dunia.

Namun pada tahun 2005 hal tersebut mulai merubah drastis, dimana orang bisa dengan mudahnya memperkenalkan dirinya tanpa perlu bayar domain dan hosting bahkan tidak perlu seorang web master untuk bisa memiliki website karena semua bisa dilakukan dengan mudah di Blogger atau WordPress, hal tersebut sudah cukup untuk mengunggah foto, membuat catatan, memposting berita yang bisa dikomentari oleh para pengunjung, serta berbagai fungsi lainnya.

Namun hari ini??? Semua sudah bisa dilakukan hanya dengan hanya melaui fan page, halaman twitter, bahkan instagram yang bisa dibuat dengan gratis di Facebook, Twitter, dan insta, facebook fan page bisa dijadikan homepage, dan ini cukup efektif mengingat semakin banyaknya orang menggunakan facebook pada saat ini. Facebook fan page juga bisa membuat bisnis lebih terlihat oleh dunia tanpa perlu sebuah website yang mahal dengan desain yang bagus.Dan, dunia blogger yang dulu pernah begitu menjanjikan telah berkembang dari waktu kewaktu, di awal tahun 2010-an mulai terlihat begitu sesak dan pengab dan bising. Dan pada tahun 2019 tiba tiba kita menyadari, betapa banyaknya orang yang kecewa setelah menggelutinya karena tidak sesuai dengan harapan. Ini terjadi karena:
  1. Kemudahan ngeblog semakin meningkat karena perkembangan teknologi, dan Google juga pasti ingin agar pengguna blogger semakin banyak.
  2. Kemudahan kemudian membuat pengguna blogger meningkat tajam.
  3. Dua hal diatas semakin mengetatkan aturan main
  4. Dua hal diatas juga membuat kesempatan harus berhadapan dengan persaingan yang menjadi semakin berat untuk memperoleh goal yang telah ditergetkan.
NGEBLOG KOK PAKAI A.I?
Bahkan mendesain dan membuat template untuk tampilan antar muka blog bisa kita lakukan dengan A.I. Artinya seratus kali lebih cepat. Bayangkan sobat yang terus mencoba cara konvesional, pasti lambat diterima oleh "redaksi" dan sudah keduluan blogger yang lebih cepat. A.I. juga semakin sakti seolah mengetahui segala tindak tanduk kita.

Tapi semua itu paling tidak untuk sementara hingga sampai saat ini masih membutuhkan modal kemampuan teknis hingga uang.

Cara sederhana adalah kampanyekan blog:
Kampanyekan blog sobat melalui medsos ini: twitter, facebook, kaskus, quora dll. Semenjak Google plus mati websider hanya memiliki pilihan pilihan ini.

Buat fanspage dan jika perlu setiap beberapa waktu buat kampanye berbayar. Sobat bisa melakukannya melalui adwords google, namun banyak pelaku bisnis berpendapat kampanye melalui facebook lebih efektif karena media sosial memang dirancang untuk lebih interaktif. Seiring usianya fanpage juga akan memiliki pengunjung organik disamping pengunjung berbayar.

Saya datang ke sebuah kampung terpencil, disana saya lihat seorang nenek tua mengayam bakul dari rautan daun pandan yang telah direndam dan dikeringkan. Pekerjaan itu membutuhkan keahlian atau paling sedikit keahlian khusus, bakul, tikar alas duduk menjadi berwarna warni dengan membentuk pola yang cantik. Pembuatannya juga memakan waktu berjam jam hingga berhari hari.

Sekarang ada pengganti alas lantai yang lebih kuat dan bahkan lebih rapi dan cantik dibuat di pabrik dibuat hanya dalam hitungan menit dan detik.

Di kota orang tidak memilih ini lagi sebagai alat keseharian, ya itu tadi karena telah ada pengganti yang lebih modern, praktis dan murah sebagai alas lantai. Tapi dikampung itu masih ada pembeli. Bagaimanapun ketrampilan ini masih ada dan belumlah hilang sepenuhnya. Hanya saja dia sudah berada diruang waktu yang tidak lagi membutuhkannya.

Pada prinsipnya semua pekerjaan akan segera menjadi jadul: tukang ojek pangkalan telah menghilang diganti oleh tukang ojek berseragam bernama gojek. Sopir taxi konvensional akan segera digantikan oleh auto driver dalam waktu tifak akan lama lagi.

Perusahaan Migas yang begitu keren akan segera lenyap digantikan oleh sumber energi abadi. Perbankan akan menghilang dan tidak diperlukan lagi pada saat teknologi mata uang kripto telah menjadi kebutuhan untuk menopang transaksi cepat didunia.

Mesin translator akan membunuh profesi juru-bahasa professional. Terserah bagi yang mau membantahnya. Tidak ada yang abadi di dunia, kecuali perubahan itu sendiri (kata Einstein)

www.editblogtema.net

A coding addict, a hard smoker, love boxing even not a boxer. Love maths even not a scientist

3 comments:

  1. Sedih ya mas kalau dipikir, tapi memang dunia berputar dan selalu ada yang akan berubah, nggak bisa dihalangi, kita pun akan menua dan mati.

    Harapan saya semoga masih bisa menikmati ngeblog lebih lama lagi.

    Amin...😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak ada yang perlu kita sedih. Perubahan bisa mendatangkan banyak keuntungan, kecuali kita jika kita hanya berdiam diri.

      Hukum alam memang demikian. Tidak ada status quo

      Delete
  2. "Hukum alam memang demikian tidak ada yang namanya status quo?"

    ReplyDelete