Masih perlukah kita mempelajari bahasa bahasa asing?

Kamus

quote:

Kata Einstein orang Jenius itu bukan karena kuat menghafal, rajin mengulang ulang mata pelajaran agar jadi juara di kelas, menurut Einstein bukan, tapi orang yang imajinasinya tinggi.

Kali ini kita mencoba membahas apa yang dipercaya (sebagian telah menjadi fakta) bahwa beberapa cabang ketrampilan seperti berbahasa, bidang tertentu pada kegiatan industri migas dll telah menjadi hal yang biasa dan tidak "wah" lagi.

Kecuali bahasa pemrograman ya teman teman hingga saat ini masih mendapat tempat yang istemewa, itupun kelak pasti akan menjadi semakin mudah dan mudah. Dan jika semakin mudah dipelajari, akan semakin murah dihargai. Itu hukum ekonomi banget. Yang akan dibayar mahal itu adalah kreatifitas, pribadi inventor dan penemu teknologinya.

Jangan diam karena dunia tidak berhenti bergerak dan berubah. Jika sering melihat kemasa lalu dan berharap bahwa semuanya seperti dulu, bahwa dulu begini dan begitu, berarti kita status quo; status quo adalah orang yang tidak realistis, orang yang tidak realistis terlihat pasrah tapi menyimpan penyakit pesimis didalam dirinya. Oalah sudah kayak ahli psikologi aku.

Kelihatannya belajar bahasa asing dimasa depan dalam waktu yang dekat hanya membuang waktu saja. Betapa tidak teknologi mampu menjembatani keterbatasan kita baik ruang, waktu dan inteligensia kita. Tiba tiba saja misalnya kita bisa menggunakan berbagai bahasa secara instan. Memang pada awalnya pasti kaku, tapi...
  • orang orang akan terbiasa
  • teknologinya akan semakin menjadi alami
  • atau teknologinya akan terintegrasi dengan fisik manusia
Seperti kita ketahui belajar bahasa Asing itu dimasa lalu adalah usaha untuk mendapatan skill yang tinggi, dan bahwa "prinsip segalanya akan berubah" yang di cetuskan oleh Albert Einstein terbukti benar. Kita sepertinya tidak perlu terlalu risau dengan keharusan menguasai bahasa bahasa asing untuk berkomunikasi. 2 orang penemu Jepang membuat terobosan maju dengan membuat sebuah perangkat yang dapat digunakan untuk berbicara dalam 40 bahasa dengan lancar dan akurat.

Bayangin teman teman, baru diciptakan sudah demikian akurat apalagi dimasa yang akan datang setelah terus menerus disempurnakan.

Paling tidak memang terbukti sudah tidak dibutuhkan keahlian berbahasa jikalau sekedar untuk berkomunikasi, teman teman langsung bisa berkomunikasi dalam 40 bahasa! Itu luarbiasa hal yang tidak mungkin terjadi dimasa lalu tanpa sekolah, tanpa masuk Akademi Bahasa bisa mempergunakan bahasa sebanyak itu. Tapi kalau menurut aku kemampuan perangkat ini akan semakin menjadi kebutuhan jika diaplikasikan secara total ke smartphone dan ini pasti akan terjadi.

Apa kemampuan gagdet ini? bukankah smartphone juga memiliki aplikasi penterjamah, baiklah kita simak saja:

  • Berkomunikasi secara instan menggunakan bahasa lain.
  • Mempelajari satu bahasa asing saja butuh waktu berbulan bulan hingga bertahun, namun gadget yang bernama Muama Enence ini mampu mentransformasikan kita menjadi memiliki kemampuan untuk berkomunikasi tanpa rintangan.
  • Harganya terjangkau. Menurut klaim dari pihak produsen gagdet ini tidaklah mahal. Ketimbang menyewa jasa translator professional pastinya akan jauh lebih mahal dan memperbaharui pembayaran setiap kali di kontrak, membeli alat ini hanya butuh sekali bayar. Kelihatannya ditutujukan untuk professional dan business ya teman teman...
  • Kualitas suara sempurna. Gadget ini memiliki suara yang cukup nyaring dan nyaman digunakan ditempat ramai dan bising, mudah sekali didengar oleh telinga dengan jelas.
  • Support 40 bahasa. Translator atau penterjamah manusia sampai saat ini biar Frofesional bagaimanapun rasanya sulit menandingi kemampuan sebuah gagdet pada zaman kini, misal akurasi, kualitas, hingga kecepatan dan kemampuan mengolah informasi secara online jika diperlukan.


Kegunaan praktisnya apa ya..Ya pastinya jika kita suka traveling ke negara negara orang, atau melakukan transaksi bisnis dengan orang asing ini tentunya jadi sangat berguna. Bahkan suatu hari para kepala negara akan menggunakan translator yang lebih canggih dan para translator profesional akan kehilangan pekerjaan, mungkin menjadi guide atau pemandu wisatawan asing juga menjadi jauh lebih mudah dengan alat ini, tidak perlu maksain diri belajar bahasa asing segala macam. Dunia akan segera terbiasa. Dengan gadget ini dan gadget gadget serupa yang lebih maju di masa yang akan datang, rasanya mempelajari bahasa asing hanya buang waktu saja.
      www.editblogtema.net


Comments

  1. Sepertinya saya butuh gajet ini nih. Bertahun2 belajar english gak bisa2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh kan bang Day sering nginap di berbagai negara gimana ngobrolnya ha ha ha...sy bayangkan pakai bahasa isarat saja deh :D

      Delete
    2. bahasa tarzan manjur mas heheheh

      Delete
  2. huwaaaaa, saya mau yang ini!
    saya paling sulit belajar bahasa asing, jangankan bahasa asing, bahasa daerah aja lidah kelu kelipet2 rasanya hahaha.

    Saya cuman ngerti artinya, tapi kalau ngucapinnya bisa muncrat2 hahaha

    ReplyDelete
  3. The translator is working good

    ReplyDelete
  4. Beli ini dimana ya ada jualnya,..canggih nih akat,..saya cari dari dulu sampai sekarang belum ketemu, apa mungkin belum masuk indonesia ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli via Amazone pakai kartu kredit

      Delete
    2. Wah,..pas saya ke lazada tadi ternyata udah banyak yang jual mas,..😀

      Delete
  5. Wah praktis banget ya, alat ini akan menggeser keberadaan org yg bekerja sbg translator bahasa asing, tp ini bahasanya akurat nggak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akurat sekali. Bahkan kalau kita ikuti teknologi A.i (artificial inteligent) jepang mampu menulis karya sastra dan memenangkan penghargaan ke.3. Tanpa disadari oleh sastra karya itu ditulis sangat menggugah perasaan oleh mesin yang memiliki kecerdasan A.i..

      Delete
  6. Kalau ga salah Microsoft dan beberapa perusahaan lain juga sudah mengembangkan konsep serupa. Jadi tinggal pakai gawai untuk men-translate-kan ucapan kita secara langsung. Tapi masih ribet sih karena pakai koneksi internet :(

    -Fajarwalker.com

    ReplyDelete
  7. Wah... Mau bilang apa ya...
    Antara senang dan sedih sih ini. Senang karena sudah ada alat canggih yang kayak manusia transalator, sedih...
    Sedih karena nggak bisa belinya😭

    ReplyDelete
  8. Saya pelajaran bahasa Indonesia aja nilai nya masih jelek hehe,,

    ReplyDelete
  9. Kalau menurut saya sih tergantung kebutuhan ya...

    Jika kita memang lebih loyal dengan orang-orang di luar Indo, pengetahuan multi bahasa sepertinya perlu banget Mas,

    ReplyDelete
  10. yups.. semuanya perlu :) karna semua itu berawal dari komunikasi nih

    ReplyDelete

Post a Comment

Ajukan pertanyaan dan berikan detailnya.

Jika ingin komen dengan menyisipkan kode HTML, parse terlebih dahulu kodenya di :
Blogcrowds
Lalu hasil parse pastekan ke dalam kotak komentar. Terimakasih!

pilih pola label berikut:

Show more