Jangan berfikir 3 pekerjaan ini masih ada dimasa depan

Old work
Dulu ketika zaman kakek nenek ada sejenis setrika pakai arang, lampu patromax dan sepeda ontel yang harganya tidak murah di toko. Selanjutnya datang zaman warnet, ada jasa pengisian ulang minyak korek api dan jasa menulis skripsi pakai kertas folio? Kemana benda-benda usaha dan pekerjaan pekerjaan kecil itu sekarang? Pastinya mereka telah menyingkir pada waktunya. Ada hal hal baru telah datang menggantikannya.

Masih cukup mengejutkan, jika 3 pekerjaan ini yang dimasa lalu telah dianggap sebagai pekerjaan dan profesi mapan, dan dimasa sekarang masih tetap terlihat wah, seolah tidak mungkin tergantikan namun akan segera lenyap juga dimasa depan, sebut saja 3 pekerjaan dibawah ini:

1. Juru bahasa.
John adalah seorang pebisnis yang hanya menguasai bahasa Spanyol, bisnis yang dia lakukan mengharuskan dia berkeliling dunia. Tetapi lebih sering bepergian seorang diri. Ketika diajak berbicara dia mengeluarkan gadget dari sakunya, awalnya lawan bicaranya heran tetapi ketika benda tersebut "berbicara" dengan lancar dalam bahasa Inggris yang dialihkan kedalam bahasa Spanyol, dia jadi mengerti.

Mereka segera akrab dalam penerbangan ke Dubai tahun lalu. Dia berfikir tidak akan ada kendala saat berbicara dengan orang orang arab itu nantinya.

Ya jika dibanding dengan harus menyewa juru bahasa dan harus memperbaharui pembayaran pada setiap satu kali kontrak membeli alat terjamah jauh lebih murah karena hanya harus membayar satu kali dapat dipakai selamanya.

Gadget ini juga semakin berkembang, fungsi, bentuk, ux dan UI-nya, semakin alami dan terintegrasi dengan emosi manusia.

Coba pikir siapa yang akan memilih juru bahasa manusia lagi? Dengan algoritma sempurna membuat mesin terhindar dari kesalahan. Sastra bahasa? Oh anda harus tahu, pemenang penulisan karya sastra nomor.3 di Jepang, jauh diluar dugaan kita ternyata dia adalah mesin. Mesin mampu mengeksploitasi perasaan manusia hingga kesudut hati kita terdalam, membuat cerita sedih yang mengharu biru.

2. Pekerjaan migas
Bahkan hingga ke level ahli dipastikan akan lenyap alias tidak berguna lagi dimasa depan.

Betapa tidak teknologi membuat orang melakukan inovasi untuk tidak lagi mengeksploitasi sumber energi bumi. Kata orang, jika kertas dapat diganti dengan tulisan digital, kita tidak perlu mebunuh kayu dihutan.

Belanda mulai melarang penggunaan minyak sebagai bahan bakar, beberapa negara mulai menerapkan mobil battery dengan kompensasi. Energi energi kekal sudah seharusnya dijadikan alternatif. Perkembangan teknologi akan membantu manusia untuk mengoptimalkannya.

Kota masa depan tentu sangat ramah energi. Dan minat terhadap migas terus menurun dari tahun ke tahun apalagi terhadap generasi baru. Jika sudah demikian akan sampai masanya semua pompa minyak itu berkarat oleh waktu.

Untuk masa sekarang karena alasan politis, investasi dan keuangan, kalangan pemodal tentu "keberatan" jika sumber energi yang selama ini menjadi ladang emas uang dihentikan. Butuh waktu, tapi masanya pasti akan segera tiba.

3. Bankir/Perbankan
Generasi tua pasti rada rada alergi mendengar mata uang kripto, apalagi bagi mereka yang tidak mengerti mining. Mata uang digital ini menjadi kekuatiran perbankan diseluruh dunia. Apalagi saat facebook memutuskan akan memperkenalkan mata uang kripto Libra.

Para pelaku teknologi: Amazon, Google, Alibaba, Ebay, dan perusahaan perusahaan unicorn mancanegara pasti menyambut ini dengan gembira. Bayangkan birokrasi bank selama ini, sebuah transaksi bisa memakan waktu berjam jam. Ada banyak keterbatasan: hitung riba, kartu fisik hingga akses online. Jadi kripto memang tuntutan zaman dan akan segera menggantikan sistem perbankan konvensional dalam waktu tidak lama lagi. Suka atau tidak suka. Itu tetap akan terjadi.

Kelak tidak dibutuhkan lagi kartu kredit, kartu atm apalagi buku tabungan. Transaksi terjadi tanpa perhitungan debit dan kredit yang rumit dan manual seperti perbankan sekarang. Tidak perlu lagi para bankir berdasi melobi anggota DPR.

Namun setiap perubahan tetap dengan harga yang harus dibayar. Kita menyebutnya dengan pengorbanan. Sering yang menjadi "korban" protes dan tidak mau terima tapi apa daya perubahan tidak mungkin dilawan.

Yang paling mudah saya ingat adalah sewaktu pertama gojek muncul tukang ojek pangkalan melawan. Tetapi akhirnya mereka menyerah dan menyadari bahwa mereka sudah berada pada waktu yang salah dimana era baru telah datang...menjadi pemain yang salah.

Akhirnya memang akan tiba masanya dimana kita berjalan dan sampai lalu harus berbelok arah, atau pada suatu masa dimana kita telah berada di dalam waktu yang salah...dan harus mengalah pada mereka orang yang benar di dalam waktu yang benar....

www.editblogtema.net


Comments

  1. Terkadang kepikiran takut juga kebayang gimana nantinya masa depan tenaga kerja orang banyak tergantikan oleh sistem atau juga robot ..,lantas pekerjaan tenaga orang akan dibidang apa ya
    .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pekerjaan manusia tidak akan hilang tapi menjadi lebih mudah. Dimasa depan orang bekerja tenaga ahli bidang A.I..

      Delete
  2. Ketika film cyborg tahun 80an tidak pernah kebayang manusia akan melawan mesin yang dikendalikan AI. Ternyata itu sudah mulai terjadi ketika pilot tidak bisa mengendalikan sistem pada pesawat lion yg jatuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kegagalan sistem auto-pilot. Tapi dunia seperti tidak ada pilihan selain mengandalkan sistem automat dimasa depan. Alasannya jelas: Tidak mungkin kita bisa bertahan hidup jika kita lambat. Manusia hanya berharap bisa menyempurnakannya.

      Delete
    2. untuk no.2 dosen saya pernah bercerita di awal 90an dia udah berpenghasilan 12 jutaan di bidang migas. Betapa banyak yang akan jatuh miskin nih hehee

      Delete
  3. ternyata semua ada masanya

    ReplyDelete
  4. Aduh saya kok merinding ya baca poin yang ketiga... 😂, masak saya nggak rela kalau atm nggak akan ada lagi😂

    Kalau dipikir-pikir, emang bener ya mas, ada masanya hal-hal di atas akan hilang, selain karena teknologi yanv makin maju juga karena sebenarnyaa manusia sedang berusaha memperpanjang umur bumi, mengurangi penebangan pohon untuk bahan kertas, pengambilan SDA yang berlebihan, dll, iya nggak sih....

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak akan terjadi sertamerta, semuanya berubah secara alami. Nanti setelah terbiasa malah jadi keenakan dengan hal hal baru hhh

      Delete
  5. seperti sebuah pepatah bilang, yg intinya, kita memang hrs mengikuti jaman, jika tdk kita akan tertinggal. suatu saat apapun itu pasti akan tergantikan. seperti halnya manusia yg saat ini mulai tergantikan oleh yg namanya 'robot'

    ReplyDelete

Post a Comment

Ajukan pertanyaan dan berikan detailnya.

Jika ingin komen dengan menyisipkan kode HTML, parse terlebih dahulu kodenya di :
Blogcrowds
Lalu hasil parse pastekan ke dalam kotak komentar. Terimakasih!

pilih pola label berikut:

Show more