June 21, 2019

HALO GENERASI ALPHA, SELAMAT DATANG KE DUNIA..

Gen-Alpha
Gen-Alpha
Lebih dari generasi Millenial dan gen-Z, generasi alpha benar benar tumbuh ditengah tengah teknologi maju. Kita mungkin telah keliru, misalnya percaya dan mengira gen-Z akan pintar koding, buktinya pada dominasi dunia kerja antara generasi millenial yang sudah jadi abah dan mak mak, dan gen-Z yang masih melajang masih terseok seok belajar koding. Ternyata tidak secepat dugaan kita sebelumnya. Dunia masih stack ditahun 2019.

Tapi generasi Alpha akan berbeda, usia tablet dan smartphone saja jauh lebih tua dari mereka, youtube, blogger, dan apalagi pesawat telivisi adalah benda benda kuno yang walupun masih terpakai tidak akan cukup lagi untuk mengakomodasi lingkungan hidup mereka. Mereka akan menjumpai zaman dimana manusia hanya butuh waktu perjalanan dengan kapal angkasa ke planet saturnus!

Terlalu jauh, tetapi generasi yang lahir setelah tahun 2010 ini jauh lebih "Internet Savvy" daripada generasi kita Gen Z, mereka adik adik kita yang yang langsung berhadapan kedalam lingkungan dunia yang dipenuhi oleh teknologi. Dengan melihat hasil survey terbaru lebih 55% kemampuan anak anak yang masih belia ini mampu membuat video menggunakan aplikasi internet, 44% menyukai robotik, matimatik, dan bahkan 36% menyukai komputer dan koding, aku sekarang yakin bukan Generasi Z, tapi ternyata generasi Alphalah yang kelak akan melahirkan lebih banyak Elon Musk bahkan sebelum mereka menamatkan sekolah mereka!
Lupakan Generasi Millenal dan Gen-Z, lihat Generasi Alpha. 
Menurut hasil penelitian bahkan merekalah sebenarnya generasi Teknologi tinggi. Dari hasil pengamatan terlihat mereka tidak akan menjadi generasi selfie seperti mak mak mereka yang millineal dan kakak kakak merka yang Gen-Z, menurut para ahli bahkan mereka bukanlah generasi yang bergantung pada teknologi, tetapi generasi yang menciptakan banyak karya teknologi, generasi inventer. Penemu dan petualang inteligensia.
Gen-Alpha2
ilustrasi Gen-Alpha
Yang menarik dari hasil penelitian adalah, minat generasi alpha lebih mirip dengan kakek nenek mereka ketimbang ibu bapak dan kakak kakak merka yang milleneal dan Gen Z, yakni kerajinan tangan! (42%) Walaupun dalam pengaplikasian yang lebih canggih, kemiripan ini mengidentifkasikan bahwa mereka tidak akan menjadi generasi yang memiliki ketergantungan dengan gagdet. Sementara gen-Z masih bermain diluar rumah dan memanjat pohon (72%).

Ini memang terlihat unik. Generasi yang lahir ditengah tengah teknologi canggih tidak akan begitu tertarik untuk memiliki ketergantungan dangan gagdet karena hal itu sudah ada semenjak mereka lahir. Sementara Gen-Z masih memiliki kesenjangan karena perbedaan demografi yang sebagian masih terkebelakang.

jadi menurut ahli dapat disimpulkan dugaan dan kekuatiran orang orang tua bisa keliru, jika pengaruh teknologi akan memperburuk penyimpangan prilaku generasi dari ke generasi karena bercermin dari generasi yang sekarang, kesimpulannya adalah:
  1. Generasi Alpha bukan generasi selfie seperti mak mak mereka yang millineal dan kakak kakak mereka yang Gen-Z
  2. Generasi Alpha tidak akan memiliki ketergantungan gagdet
  3. Generasi Alphalah yang akhirnya lebih mungkin menjadi penguasa bahasa koding dan programming komputer ketimbang hanya segelintir generasi generasi sebelumnya.
  4. Generasi yang mencintai ketrampilan dan mencipta. Generasi A.I. Generasi yang hidup ketika blogging, youtube, facebook, instagram dll terlihat telah menjadi "kuno"
Bagaimanapun studi perihal ini mungkin masih berlangsung, banyak faktor yang telah membentuk karakter manusia sehingga berbeda dari generasi ke generasi.....

www.editblogtema.net

I am a student of Senior High School (SMA) I am living in Bandar Lampung, I am a passionately curious..

1 comment:

  1. Karena sudah terbiasa dari kecil, jadi membosankan mukin, sementara kita merasakan 2 fase, fase kuno dan modern😁, jadinya jadi kayak anak kecil dapet mainan baru, kecanduan gitu...

    ReplyDelete