June 04, 2019

GENERASI Z: GENERASI DIANTARA KECANGGIHAN TEKNOLOGI DAN SENTUHAN CINTA

Gen-Z
Ilustrasi
Selamat tingal era Generasi millenial. Selamat datang Gen Z. Ini adalah generasi baru ras manusia yang sungguh berbeda: Dilahirkan di era teknologi A.I dan mesin mesin digital cerdas seperti apa perbedaannya bagi dunia?

Wow sungguh menarik mencermatinya dan mereka ini memiliki jiwa, cara pandang dan pola berfikir dan bertindak yang berbeda dari generasi generasi sebelumnya, yang jelas lebih bebas dan terarah. Beberapa diantaranya telah banyak diteliti. Majalah Forbes bahkan telah mengangkatnya menjadi sebuah liputan utama.

1. Pekerjaan

Generasi Z tidak akan sama lagi dengan generasi sebelumnya. Menurut para ahli psikologi dunia. Generasi ini akan bekerja lebih efektif, cepat dan akurat berkat dukungan dan penguasaan teknologi. Dimana batas senioritas, posisi (pangkat dan jabatan) tidak akan begitu menimbulkan respek mereka seperti generasi masa lalu. Gen-Z tidak akan sungkan menghadap atasan dan minta naik posisi setelah bekerja selama dua tahun. Segala bentuk sokongan fasilitas hukum, teknologi dan kecerdasan umumnya telah mereka miliki di dunia pada saat ini. Mereka adalah generasi yang menguasai teknologi dan informatika secara laten dan tulen.

Adalah tanggung jawab perusahaan yang harus memahami ini dimasa gen-Z telah menjadi produktif menggantikan generasi millenial dan Gen-X (generasi sebelum millenial). Perusahan perlu memahami ini: Yaitu menyediakan fasilitas teknologi tinggi pada setiap aspek kegiatan usaha mereka, meskipun hal ini masih akan terdapat perbedaan menurut demografi dimana mereka tinggal akan tetapi meluasnya informasi akan menjadi tekanan bagi dunia usaha.

Element manusia masihlah merupakan bagian terpenting dari tenaga kerja, peranan Gen-Z pada umumnya adalah mengoperasikan, memaintain, memodifikasi dan bahkan menciptakan tool pekerjaan dan langsung menerapkannya. Mereka adalah generasi yang bersemangat dalam melakukan komunikasi memanfaatkan teknologi dimana lingkungan dan masa hidup mereka telah ditakdirkan.

2. Generasi yang tidak dekat kepada keluarga

Gen-Z akan membantu ibunya membetulkan laptop, mereset hape yang eror dan mungkin akan menemani ibu pergi ke pantai. Ini terjadi sangat psikologis karena umumnya Gen-Z lahir dari rahim para ibu yang lahir sebagai Generasi Millenial dan Gen-X. Mereka sangat familiar dengan teknologi informatika, mengerti atau menguasai koding dan programmer sebagai bentuk bahasa yang biasa biasa saja. Generasi logis, akan sangat jarang mereka masih percaya kepada hal hal mistis kecuali hanya sebagai bentuk hiburan pada pertunjukan horor di bioskop. Generasi yang tidak mudah lagi dipengaruhi oleh kampanye spritual.

Namun generasi ini cenderung lebih mandiri daripada sebelumnya, lebih logis dan kurang emosional. Misalnya akan jarang terjadi mereka mau curhat kepada ibunya.

3. Apa sih perbedaannya dengan generasi sebelumnya?

Batasnya tidak terlalu jelas terutama apa yang membedakan mereka dengan generasi millenial selain usia? Generasi Millenial hidup di zaman serba modern namun ketika teknologi terus saja beranjak semakin cepat dan maju. Sedangkan generasi Z memang benar benar hidup tulen dizaman teknologi adalah bagian dari lingkungan mereka hidup. Terutama dalam hal berkomunikasi.

Mayoritas mereka masih belum terjun ke dunia kerja dan masih duduk dibangku sekolah, tapi mereka menyaksikan youtuber menjadi sukses, toko online menjamur seolah semua itu memang telah ada sejak awal dunia ini ada. Mereka bermain game reality, berinteraksi dengan sesama mereka secara online dan menjalin persahabatan secara normal. Mereka memandang dunia secara berbeda dengan generasi sebelumnya. Ada yang tertinggal ketika mereka memabaca sejarah. Kehilangan perasaan sakral. Segalanya benar benar menjadi logis dan matimatis.

Mereka juga disebut oleh para ahli sebagai generasi "Tech Savy" (Generasi teknologi cerdas) bayangkan jika mereka harus bekerja sebagai pembantu tenaga kerja dari generasi pendahulunya, masih mending millenial, klo Gen-X? Menurut pakar itu akan merugikan perusahan jika tidak secepatnya me-regenerasi tenaga kerja.

Mereka mulai menyaksikan keajaiban yang di timbulkan oleh teknologi, Invansi manusia ke Planet merah dan Stasion stasion  raksasa Angkasa Luar. Generasi yang akan mengalami petualangan laksana fantasi.

Beda, mereka pasti akan berbeda baca saja:
DUNIA MODERN KITA DARI GENERASI KE GENERASI

 4. Sifat sifat Gen-Z

Menurut Wiki untuk sementara disimpulkan perihal sifat sifat generasi Z sebagai berikut:

1.  Merupakan generasi pertama murni teknologi yang mahir dan gandrung akan teknologi informasi dan berbagai aplikasi komputing. Tidak heran mereka kebanyakan adalah jagonya koding dan programmer. Informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan pendidikan maupun pribadi akan mereka akses dengan cepat dan mudah. Anggota generasi Z tidak mengenal dunia tanpa smartphone atau media sosial.

Ketika iPhone dirilis pada 2007, anggota tertua dari generasi ini baru berusia 11 tahun dan anggota bungsu belum dilahirkan. Mereka mengetahui semua seluk-beluk teknologi. Bahkan, kemampuan teknologi mereka seakan bawaan dari lahir

2. Sangat suka dan sering berkomunikasi dengan semua kalangan khususnya lewat jejaring sosial seperti facebook, twitter, line, whatsapp, telegram, instagram, atau SMS. Melalui media ini mereka jadi lebih bebas berekspresi dengan apa yang dirasa dan dipikir secara spontan.

3. Ketika platform seperti Facebook dan Twitter pertama kali keluar, millennial dan generasi yang lebih tua (Gen-X)  menggunakannya tanpa memikirkan dampak. 

Seiring waktu, mereka menyadari bahwa mengumbar hidup di mata publik dapat dengan mudah menghantui mereka. Generasi Z telah belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut dan memilih platform yang lebih bersifat privasi dan tidak permanen.

4. Generasi Z dikenal lebih mandiri dan tidak cengeng jika dibanding daripada generasi sebelumnya. Mereka tidak menunggu orangtua untuk mengajari hal-hal atau memberi tahu mereka bagaimana membuat keputusan. Mereka juga tidak suka mengadu dan curhat ke orang tua seperti generasi sebelumnya.

Apabila diterjemahkan ke tempat kerja, generasi ini berkembang untuk memilih bekerja dan belajar sendiri. Mereka cenderung tidak lagi terlalu resepek (kagum) terhadap status sosial (mau pejabat, ulama, dukun, Bos mafia dsb) bagi mereka adalah hal biasa saja.

5. Ini yang saya suka. Merka cenderung toleran dengan perbedaan kultur mau besa agama, beda kulit, beda bahasa, suku dan bangsa mereka sangat tidak perduli namun mereka sangat peduli dengan lingkungan sekitar. 

Tanpa diragukan lagi, generasi Z akan menjadi generasi yang paling beragam yang memasuki lapangan kerja dalam sejarah Amerika Serikat. Mereka terdiri dari berbagai bagian dari kelompok ras atau etnis minoritas. Mereka juga dibesarkan untuk lebih menerima dan menghormati lingkungan dibanding generasi orang-orang sebelumnya.

6. Terbiasa dengan berbagai aktivitas dalam satu waktu yang bersamaan. Misalnya membaca, berbicara, menonton, dan mendengarkan musik secara bersamaan. Hal ini karena mereka menginginkan segala sesuatu serba cepat, tidak bertele-tele dan berbelit-belit. Generasi Z tidak akan percaya kepada ritual waktu. Merka tidak akan percaya lagi belajar pada guru lebih baik daripada belajar dengan cara mereka sendiri. Tapi mereka benar dan samasekali tidak salah pada zamannya.

7. Generasi Z menempatkan uang dan pekerjaan dalam daftar prioritas. Tentu saja, mereka ingin membuat perbedaan, tetapi hidup dan berkembang adalah lebih penting.

8. Ini perubahan negetivenya. Cenderung kurang dalam berkomunikasi secara verbal, cenderung egosentris dan individualis, cenderung ingin serba instan, tidak sabaran, dan tidak menghargai proses.

9. Generasi Z benar-benar generasi pertama dunia digital. Smartphone dan media sosial tidak dilihat sebagai perangkat dan platform, tapi lebih pada cara hidup. Kedengarannya gila, tapi beberapa penelitian mendukung klaim ini. 

Sebuah studi oleh Goldman Sachs menemukan bahwa hampir setengah dari Gen Zers terhubung secara online selama 10 jam sehari atau lebih. Studi lain menemukan bahwa seperlima dari Z Gen mengalami gejala negatif ketika dijauhkan dari perangkat smartphone mereka.

10. Cepat merasa puas diri bukanlah sebuah kata yang mencerminkan generasi Z. Sebanyak 75% dari Gen Z bahkan tertarik untuk memegang beberapa posisi sekaligus dalam sebuah perusahaan, jika itu bisa mempercepat karier mereka.

Benar benar beda, bukan?

Meskipun banyak orang beranggapan hal hal menyedihkan untuk GEn-Z jika dibanding dengan generasi sebelumnya misalnya:
  • Mereka tidak banyak bicara pada keluarga, seolah tidak perduli keluarga seperti gen-X dan Gen-Y.
  • Mereka tidak romantis seperti generasi Millineal
  • Tangan mereka tidak trampil seperti Gen-X
  • Mereka tidak menghormati orang orang yang dianggap suci oleh generasi X dan Generasi Y
  • Dll
Tapi apa boleh buat, itulah yang akan terjadi so, Selamat tinggal generasi Millenial, (Gen-Y) Selamat datang Gen-Z. 

www.editblogtema.net

A coding addict, a hard smoker, love boxing even not a boxer. Love maths even not a scientist