Seberapa pentingkah backlink untuk blog?

backlink
Saya katakan penting, tapi tidak perlu dikejar kejar. Paradigma lama telah berakhir, algoritma google sudah sangat cerdas dan semakin mendekati manusia. Tidak kurang misalnya sejak beberapa tahun terakhir Google dengan tegas menyatakan, meta-tag, pagerank, dan beberapa atribut yang dulu dikejar kejar oleh para blogger dimasa lalu sudah tamat riwayatnya alias sudah tidak penting lagi. Jadi mari kita perjelas:
  1. Metatag itu tidak penting lagi
  2. Pagerank sudah lama tidak berlaku lagi padahal dulu dijadikan tolok ukur kesuksesan blogger dimasa lalu
  3. Dan sekarang backlink, walau masih dikejar bagai mimpi disiang bolong, faktanya mesin pencari sudah mulai mengabaikannya. Bayangkan marah dan kecewanya pedagang backlink sekarang. 
  4. Algoritma Google senakin tidak bisa diprediksi, semakin cepat berubah rubah.
  5. Dan Blog Zombie sudah tidak berguna lagi untuk dimanfaatkan jika hal itu terkait dengan backlink yang dia dapatkan dimasa lalunya. Jika sobat tidak mengerti apa yang saya katakan mari kita update dari berita sumber salah seorang boss Google itu sendiri:
twitter
Pada twitnya diatas John, ahli spesialist web Google menegaskan: Ketimbang memelihara blog atau web yang sudah tua dan lama apalagi telah ditelantarkan, lebih baik membangun atau mebuat web dari nol atau dari awal lagi. Lupakan blog lama apalagi yang sudah jadi zombie, kita hanya buang waktu dan energi saja.

Ini tentu saja bertolak belakang dari pandangan orang selama ini, bahwa blog zombie saja cukup berharga karena blog tersebut memiliki banyak backlink. Sama seperti backlink, bahkan dijadiin komoditas untuk dijadikan uang. Ingat, sekarang semua itu hanya menjadi isapan jempol belaka. Lupakan blog zombie, kecuali dia sangat berharga sebagai barang antik yang unik dan bernilai jual.

Jadi apa yang harus kita lakukan?

Yang harus kita lakukan agar web kita berkembang adalah memulai sesuatu dengan benar, be right in first. 
  1. Buatlah konten. Itu kata Google, lho...konten yang baik dan berkualitas adalah modal utama membangun pemirsa bukan membangun backlink, lupakan saran dan bujukan menyesatkan itu. Jika Neil Patel mungkin masih menyarankan ini, tapi kita bisa mengabaikannya sekarang.
  2. Update teratur konten. Tanpa update blog akan menjadi lemah. Ingat konten ibarat makanan, ibarat darah bagi blog. Setiap hari kita butuh makan. Mungkin blog juga membutuhkannya, bisa setiap hari, bisa setiap minggu atau setiap bulan. Semakin besar jumlahnya tentu semakin baik.
  3. Konsistan. Karena dengan itu ada jaminan dari kita terhadap pelanggan, pengunjung dan calon pengunjung untuk mengunjungi blog kita tanpa kecewa dengan suguhan yang mereka sukai.
  4. Backlink???? Itu hanya pelengkap. Saya tidak akan mengatakan ini jika saya tidak rutin mengikuti update informasi dari sumbernya langsung via twitter dan forum bantuan Google. Yang terakhir ini sayangnya masih saja jadi komoditas barang dagangan, padahal sudah tidak berlaku lagi.
Beberapa tool online sering kita pakai untuk menguji performa blog atau halaman web kita secara online juga harusnya sudah tidak menggunakan parameter lama untuk memberikan penilaiannya. Segala sesuatunya harus up to date secepatnya. Sebutlah Nibbler terlihat masih menggunakan Google plus untuk memberikan skor mereka dengan statemen: "Tidak ada terdapat suka dari Google Plus" lho kan sudah mati buat apa? Artinya kita tidak dapat mempercayai apapun di dunia online saat algoritma Google berubah dengan cepat. Dan dunia berubah dengan cepat pula. Apalagi jika hal tersebut terkait dengan jaminan update.

Karena kita membicarakan topik backlink, bukan berarti saya menggunakan potongan pernyataan John diatas dan lalu saya maknai semena mena, sobat bisa mengikutinya di tiwitter melalui LINK ini. Saya hanya ingin mengingatkan yang suka berburu Blog zombie, yang suka mencari backlink mulai sekarang berhentilah, karena itu hanya pekerjaan sia sia...

www.editblogtema.net


Comments

  1. Blog zombi sudah mulai kehilangan performa mas ya,...sepertinya harus cari baclinklain nih, kalau menurut mas baclink yang baik itu didapat dari mana mas ya bagusnya, biar blog makin jreng

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jelas mesin pencari sudah tidak perduli backlink lagi. Tulisan ini berdasarkan diskusi twit dari salah seorang bos simbah sendiri. Baca

      Delete
    2. Sip mas, intinya buat konten yang berkualitas 😀

      Delete
  2. Gak terlalu paham dengan blog zombi da saya mah sibuk blogwalking dengan pemilik blog aktif, saling kunbal, hi hi.
    Kalau backlink yang saya lakukan adalah meninggalkan jejak komentar atau follow blog, saya rasa itu akan menaikkan DA kita. Setiap hari saya lakukan kegiatan blogging, meski tidak aktif isi blog karena kesibukan lain tetapi saya tak pernah abai pada yang namanya blogwalking. Itu semacam membangun relasi dan jaringan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. BW, itu sangat bagus: Bersilaturahmi. Tetapi jika kita menganggap itu dapat menaikan DA antara ya dan tidak. Algoritma Google tentu mengenali mana kunjungan sesama blogger dan mana yang unik dan organik non blogger (ini yang penting) karena merekalah "pasar" yang sesungguhnya.

      BW, hanya bagus dimata klien, tapi biasa (tidak terlalu istemewa) saja dimata mesin pencari. Blog Anissa memiliki trafik tinggi hingga jutaan kali view, namun tidak banyak komententar dan pernah mendapatkan penghasilan bagus dimasa lalu.

      Delete
  3. Di grup fb ramai tuh yang jualan jasa backlink. Ternyata gak berlaku lagi toh

    ReplyDelete

Post a Comment

Ajukan pertanyaan dan berikan detailnya.

Jika ingin komen dengan menyisipkan kode HTML, parse terlebih dahulu kodenya di :
Blogcrowds
Lalu hasil parse pastekan ke dalam kotak komentar. Terimakasih!

pilih pola label berikut:

Show more