June 10, 2019

7 kemampuan iPadOS ini membuat sebuah iPad mirip Laptop!

keyboard pintar iPad
keyboard pintar iPad
Apple melalui perhelatan Worldwide Developers Conference (WWDC) 2019 meluncurkan sistem operasi (OS) khusus untuk iPad. Perubahan pada antar muka yang banyak terutama sangat berpengaruh terhadap penggunaan iPad pro dan pada beberapa review independen baik melalui media cetak digital maupun video dan youtube. 

Sistem operasi iOS 13 iPadOS ini membuat kemampuan iPad pro meningkat dan bahkan dalam banyak hal menggantikan laptop betapa tidak OS ini mendekati  dan mirip dengan sistem operasinya MacOS. Rasa kepingin memilikinya ya, sob.

Jadi ipad menurut beberapa Apple Fan Boy iPad memang mirip MacBook Air dan hanya dengan sebuah iPad pro kita dapat menjalankan semua aplikasi iPhone, iPad dan sebagian besar aplikasi Macbook dalam satu perangkat, mudah mudahan pada peningkatan berikutnya akan semakin hebat ya, sob. 

Namun sesungguhnya sejak dari awal sistem operasi iOS sebuah iPad memang agak berbeda dengan iOS untuk iPhone. Namun tetaplah iOS mobile yang sama dengan milik iPhone. Namun kali ini beda jauh ini adalah iPadOS: Kombinasi antara iOS dan MacOS. Waduh gimana rasanya ya klo memiliki iPad Pro sekarang.

Waktu itu beberapa aplikasi yang mendukung iPad tidak dapat dipasang iPhone. Mungkin lebih karena mempertimbangkan ukuran layarnya. Awalnya sulit sekali mengakses browser hingga dikedalaman tertentu menggunakan iPad jika dibanding dengan tablet Android. Mungkin ini adalah alasan keamanan atau keterbatasan sistem operasi itu sendiri.Mari kita lihat terlebih dahulu pembaharuan apa saja yang telah dilakukan oleh Apple dengan iOS versi ke-13 ini untuk iPad:
  • 1. Homepage atau halaman awal tampak baru contohnya Salah satu perubahan yang cukup signifikan adalah perubahan UI pada beranda (Home). Apple mendesain beranda dengan memaksimalkan seluruh ruang pada beranda.

    Jarak antara ikon aplikasi dibuat lebih rapat daripada sebelumnya agar bisa memuat banyak aplikasi. Pada bagian kiri tablet, dihadirkan fitur 'Today View' agar pengguna dapat melihat widget favorit tentang cuaca, berita terbaru, jadwal, kalender. Dll. Bandingkan sama tablet Android jadul saya saya dapat mengkustomisasinya dengan bebas mirip seperti demikian namun saya tidak mengatakan iPad ketinggalan mereka memiliki style mereka sendiri.
  • 3. Multitasking banget.
    iPadOS memiliki fitur yang membuat pengguna bisa memiliki satu set aplikasi favorit yang seolah ditumpuk seperti dek kartu. Tumpukan aplikasi ini bisa diusap atau swipe untuk melihat aplikasi lainnya.

    Tidaklah rumit membuka kemudian menutup aplikasi favorit, pengguna hanya perlu menentukan aplikasi-aplikasi favorit agar lebih cepat membuka aplikasi. Fitur ini dinamakan Slide Over.

    Di WWDC, didemonstrasikan pula kelancaran dan kecepatan ketika pengguna menyeret untuk memindahkan suatu aplikasi.

    iPadOS juga memberikan fitur agar pengguna bisa membuka dua aplikasi yang sama secara bersamaan. Layar akan terbagi dua sehingga pengguna bisa membuka dua jendela Safari bersamaan. Yang ini Android banget, sob. Saya sempat membandingkannya.
  • 4. Kursor dan gestur untuk melakukan copy-paste. Yang ini penting banget sob, karena bisa digunakan buat kerja dan meringankan kerumitan, kalau saya punya iPad pro tentu blogging lebih lancar yakan. Bagaimana tidak, menulis dokumen di iPad menjadi lebih alami. Teks dapat disalin dan ditempel hanya dengan mengusap layar. Sebelumnya, aktivitas tersebut harus dilakukan dengan cara menekan tombol copy, paste atau, & cut setelah memilih teks. Sebelumnya mirip dengan Tablet Android Samsung S2 milik saya ini.

    Kursor juga bisa digeser, tak hanya bergerak dengan ketukan. Gerakan tiga jari menjepit akan menyalin teks yang telah dipilih.

    Kemudian untuk menempel, pengguna harus membuat gestur tiga jari menyebar. Apabila terjadi kesalahan dalam menempel, pengguna tinggal menggeser tiga jari ke kiri.
  • 5. Browser Safarinya mirip desktop atau mirip dengan Macbook. Ini yang saya suka, gak perlu bawa Macbook gede lagi cukup iPad tipis yang mudah disembunyikan dibalik pakaian! Menurut saya ini benar benar menggenggam dunia. Dan,...jika tadinya kemampuan browser untuk masuk ke akses paling dalam sangat terbatas, kali ini aksesnya adalah full dekstop, sob. Safari juga mendapatkan pengelola unduhan, sehingga pengguna dapat menemukan file yang disimpan dari internet.

    Untuk mendukung Safari yang telah ditingkatkan ini, Apple menyediakan ada 30 pintasan (shortcut) keyboard baru. Dengan cara ini jika saya mau ngeblog saya akan dengan nyaman, mudah dan cepat mengakses aplikasi blogspot, wordpress, wix, jimdo dll hanya melalui browser ketimbang seperti selama ini harus melalui aplikasi buatan pihak ketiga. Ini Android banget, Sob cuma mungkin iPad akan lebih cepat dan halus.
  • 6. File Manajemen. Perubahan terjadi pada cara mengelola data dan dokumen. Jika selama ini dibatasi maka perubahan kali ini termasuk revolusioner dan seolah "melangar tabu" bagaimana tidak, ini android banget sob. Perubahan terbesar adalah dukungan untuk drive USB dan kartu SD, untuk mengimpor gambar. iCloud kini dapat mendukung berbagi folder, bukan hanya file. Tampilan kolom yang menyerupai macOS juga hadir di iPad
    Tentu saja ini sudah sangat dekat pada fitur Macbook laptopnya Apple.
  • 7. Dukungan penggunaan mouse. Sekeren apapun iPad hanyalah sebuah tablet yang tidak akan dapat menggantikan sebuah laptop tanpa dukungan mouse. Namun kali ini iOS 13 memberikan dukungan penggunaan mouse baik via bluetooth maupun kabel
    iPadOS sudah mendukung mouse
    iPadOS sudah mendukung mouse
Ipad memang keren dari beberapa hal, terutama desainnya yang apik dan rapi kalau soal kekuatan dan tahan banting menurut saya standar saja, tapi siapa pula yang tega banting banting gagdget mahal?

Well tadinya memang memiliki keyboard yang empuk dan halus sekarang memiliki dukungan penggunaan mouse yang mendekati sempurna, benar benar hasil kerja yang serius dari tim profesional Apple.
Namun dengan harga yang mencapai puluhan juta keatas di Indonesia saya sementara lebih memilih tablet Android dengan kemampuan yang hampir setara, bahkan dengan kebebasan melakukan beberapa kustomisasi pada UI untuk meningkatkan UX pada diri saya sendiri...


www.editblogtema.net

A coding addict, a hard smoker, love boxing even not a boxer. Love maths even not a scientist

2 comments: