May 26, 2019

Masihkah Batam menjadi sorganya elektronik di Indonesia?

yang penting bezel less
oppo salah satu hape laris di Batam
Wah pertanyaan ini sejak lama membuat saya berfikir, kalau dibilang tidak, Batam memang tempat barang barang elektronik terutama gawai atau gagdet smartphone.

Ps. Putera Siregar

Hari ini minggu, misalnya saya berkeliling dari toko Putra Siregar hingga Plaza. Kebetulan karena melihat mobil teman sedang parkir dihalamannya jadi saya mampir saja sekalian akhirnya terbeli satu hape oppo a5s.
Gambar toko Putera Siregar
Suasana di dalam toko Ps sewaktu hape seken singapore masih menjadi primadona
Bertepatan menjelang lebaran Ied Fitri seperti biasanya toko toko ponsel diserbu pengunjung musiman.

Tapi ada yang berubah pada tokonya Putra Siregar, yang beberapa tahun silam dipenuhi oleh barang barang seken kini malah menjual barang barang baru plus jasa pengiriman masih dipertahankan. Jika sobat kebetulan ke Batam dan minta tolong tukang ojek online atau taxi online mereka akan mengantar sobat tepat di hadapan toko Putra Siregar yang telah memiliki beberapa cabang di kota kota besar ini termasuk Jakarta. Nama ini cukup beken di Batam lho, pemiliknya masih muda belia sekitar 24 tahunan, memiliki beberapa bidang usaha yang sukses.

Sering juga artis ibukota datang melihat lihat ke toko ini saya pernah kepergok kalau gak salah sama limbat dan yang lainnya saya lupa. Ps atau putera siregar juga punya official akun youtube yang sudah memiliki lebih seratus ribu orang subscriber.

Begitu masuk ke dalam toko, sobat melihat di dindingnya ada sertifikat silver Youtube pertanda PS (Putra Siregar) telah memiliki 100 ribu subscriber pada akun Youtubenya. Keren dan gaul juga ya. Maklum pemilik beberapa usaha ini masih 24 tahun usianya.

Sementara beberapa wanita muda berjilbab melayani sobat dibalik estalate pajangan hape yang di dominasi merek Oppo, Xiomi, Samsung dan Vivo, sisanya ada juga merek Apple dan dan hape hape bekas.

Oh ya, semenjak kebijakan lingkungan di Batam disorot karena hape seken salah-salah dikategorikan sebagai limbah dari negeri jiran (singapore), penjualan hape seken di Batam sekarang menurun drastis, namun sepertinya bukan itu alasan utamanya: Ngapain beli seken sementara hape hape baru dan up to date sudah melimpah dan murah? Hape hape produk Cina dengan merek merek mendunia yang telah saya sebutkan diatas pasti telah menjadi salah satu penyebab utamanya. Ya ngapain beli seken ya kan. Kecuali produk Apple yang memang harganya mahal walau desainnya nampak jadul karena iPhone 6s kebawah masih menerapkan bezel tebal.

Cara beli hape di Batam itu macam macam lho, bisa langsung beli cash, kredit, bisa beli baru bisa beli seken dengan harga sedikit miring. Kalau menurut saya setelah beberapa kali mengunjungi bebarapa tempat di luar Batam, entah mengapa di Batam hape hape ini di jual sedikit lebih murah daripada diluar batam. Namun kalau belinya pakai ongkir supaya langsung di kirim ketempat lain jatuhnya ya sama saja. Malah bisa jadi lebih mahal. Di Ps saya akhirnya membeli satu hape oppo seharga 2 jutaan (totalnya 2,3 juta setelah ditambah ongkir ke kampung) harganya sih sama saja dengan di toko online malah di lazada ada yang menawarkan lebih murah.

Lucky Plaza mall

Berlokasi di Nagoya terdiri dari sekelompok toko dan kios kios para penjual hape atau ponsel. Disini pembeli bebas menawar alias nego harga. Pilihannya juga lebih beragam dari iPad, tablet android, hape android dan iPhone.
plaza haandphone batam
Disini memang beda sama mall lain, hampir tidak terdapat dagangan lain selain gadget ponsel dan tablet. Sobat bisa tukar tambah hape atau tablet lama milik sobat dengan hape baru asalkan ada kecocokan harga. Pendatang dari Jawa akan terheran mendengar bahasa Chinese dipakai dalam percakapan sesama pedagang di lokasi ini atau di Batam pada umumnya. Batam itu multiras banget, sob.

Nah disini juga saya membeli hape oppo A5s seharga 2 jutaan. Harganya kompak, sob. Sama saja dengan harga yang di Putera Siregar itu tadi padahal tadi itu sudah saya tawar sampai Amoinya agak resah takut saya gak jadi beli...

Suasana Batam (real view)

Jangan mengira kota Batam itu seluruhnya secantik gambar gambar resort dan pantainya, sob. Namanya juga kota yang sedang berkembang dan posisinya yang cuma 45 menit ke Singapore itu membuatnya sedikit agak terkenal, ya. Jadinya hampir gak ada penduduk Batam yang gak pernah liburan ke Singapore, soalnya daripada liburan ke Jakarta atau pulau Jawa dengan tiket pesawat hampir dua jutaan, mending pergi ke Singapore dengan tiket ferry 200 ribuan.

Sama seperti umumnya kota kota besar lain di Indonesia jalanan sepanjang hari terkadang macet juga, jika diguyur hujan jalanan digenangi oleh air walau tidak terlalu lama. Lihat gambar yang saya sempat sempatin jepret waktu pulang ke Batam Center tempat ini tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya. Untungnya karena mungkin sudah sore dan orang mau persiapan berbuka jalanan sedikit agak lengang.
Pemandangan di salah satu sudut kota Batam
Pertanyaannya sekarang adalah: Masihkah Batam menjadi sorganya elektronik? Melihat aturan yang diterapkan oleh pemerintah, saya rasa Batam sudah bukan sorganya elektronik lagi.

www.editblogtema.net

A coding addict, a hard smoker, love boxing even not a boxer. Love maths even not a scientist

6 comments:

  1. Ya ampun ramai banget Kak... Tapi, di kota saya juga sekarang toko-toko gadget makin banyak tapi juga ada beberapa yang kuat dan selalu dipenuhi oleh banyak orang. Kayak rasanya setiap orang beli hp.
    Hehe...

    Eh, tapi, aku juga sekarang sudah lama nggak denger tentang Batam yang sorganya elektronik sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang sudah bukan seperti yang dulu...

      Delete
  2. Bicara batam,.memang enggsk ada habisnya,..semua produknya murah sekali bahkan tak tanggung-tanggung harganya terkadang enggak masuk akal,..cuma dibatam banyak blacmarket loh,..adz baiknya kita lebih cermat dalam memilih hp 😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh jangan salah,black market itu barangnya berkualitas dan asli, cuma "iligel" saya mau saja beli kalau gak berisiko hukum he he he

      Delete
  3. Kmrn saat ke batam anak saya pesan hape. Saat gugling hape batam kok isinya negatif semua. Batal saya nyari hape

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebearnya banyak yang bagus bagus, asalkan teliti. Memang dimana saja sama: Ada saja pelaku pasar yang nakal dan merusak kepercayaan konsumen pasar gadget elektronik yang satu ini

      Delete