Skip to main content

CARA MEMPERBAIKI TOMBOL "REPLY" KOMENTAR BLOGGER YANG TIDAK BERFUNGSI

Cobalah langkah langkah berikut:
1. Langkah Pertama Mengijinkan Reply: Pastikan terlebih dahulu apakah setting komentar anda telah benar pada setting blog
  1. Masuk ke setting blog
  2. Pilih lainnya
  3. Lihat Feed Situs
  4. Pilih Tombol Penuh 
Save. Namun jika langkah diatas sudah benar, dan memang ternyata tombol Jawab atau reply blog tidak berfungsi sekarang kita masuk ke:

2. Langkah Kedua: Menambahkan atau memperbaiki opsi reply tersebut:
Masuk ke opsi setting blogger pilih "editHTML" 
  1. Pilih Lompat ke Widget
  2. Klik blog 1 
  3. Pada halaman HTML akan segera anda kenali kode berikut:
<b:widget id='Blog1' locked='true' title='Blog Posts' type='Blog'/>

Ganti tulisan Blog1 menjadi Blog2 ini akan memperbaiki kode korup  pada gagdet reply mudah saja: Hapus saja angka "1" dan ganti saja dengan angka "2". Jika anda menggunakan template klasik anda bisa merobah   locked='true'  menjdai  locked='false' Yakni menghapus "true" dan menggantikannya dengan "false". Opsi ini membuat anda bisa menghapus widget jika terdapat perintah pada setting blog. Dan kemudaian save template

Saya berharap kedua langkah diatas berhasil, namun jika tidak berhasil anda bisa mengikuti langkah berikut:

3. Langkah ketiga, cobalah matode dibawah ini:

  1. Masuk pengaturan blog
  2. Pilih Tema
  3. Pilih opsi editHTML
  4. Pilih lompat ke widget
  5. Klik lompat ke blog1 atau blog2 (jika ada dua)
<b:widget id='Blog1' locked='true'title='Blog Posts' type='Blog'/> 
Atau:
 <b:widget id='Blog2' locked='true'title='Blog Posts' type='Blog'/> 

Sobat akan menemukan kode dibawah ini:


<b:includable id='threaded_comment_js' var='post'>

Klik dua kali tanda panah saling berhadapan dengan tiga titik ditengahnya seperti ini >...< maka akan terlihatlah semua kode panjangnya.

<b:includableid='threaded_comment_js' var='post'>...</b:includable>
Hapus Seluruh kode yang telah muncul tersebut dari :<b:includable id='threaded_comment_js'var='post'> hingga sampai ke </b:includable>.
Sebagai gantinya copy kode dibawah ini dan pastekan sebagai pengganti kode yang telah sobat hapus tadi:

<b:includable id='threaded_comment_js' var='post'> <script async='async' expr:src='data:post.commentSrc' type='text/javascript'/> <script type='text/javascript'> (function() { var items = <data:post.commentJso/>; var msgs = <data:post.commentMsgs/>; var config = <data:post.commentConfig/>; // <![CDATA[ var cursor = null; if (items && items.length > 0) { cursor = parseInt(items[items.length - 1].timestamp) + 1; } var bodyFromEntry = function(entry) { if (entry.gd$extendedProperty) { for (var k in entry.gd$extendedProperty) { if (entry.gd$extendedProperty[k].name == 'blogger.contentRemoved') { return '<span class="deleted-comment">' + entry.content.$t + '</span>'; } } } return entry.content.$t; } var parse = function(data) { cursor = null; var comments = []; if (data && data.feed && data.feed.entry) { for (var i = 0, entry; entry = data.feed.entry[i]; i++) { var comment = {}; // comment ID, parsed out of the original id format var id = /blog-(d+).post-(d+)/.exec(entry.id.$t); comment.id = id ? id[2] : null; comment.body = bodyFromEntry(entry); comment.timestamp = Date.parse(entry.published.$t) + ''; if (entry.author && entry.author.constructor === Array) { var auth = entry.author[0]; if (auth) { comment.author = { name: (auth.name ? auth.name.$t : undefined), profileUrl: (auth.uri ? auth.uri.$t : undefined), avatarUrl: (auth.gd$image ? auth.gd$image.src : undefined) }; } } if (entry.link) { if (entry.link[2]) { comment.link = comment.permalink = entry.link[2].href; } if (entry.link[3]) { var pid = /.*comments/default/(d+)?.*/.exec(entry.link[3].href); if (pid && pid[1]) { comment.parentId = pid[1]; } } } comment.deleteclass = 'item-control blog-admin'; if (entry.gd$extendedProperty) { for (var k in entry.gd$extendedProperty) { if (entry.gd$extendedProperty[k].name == 'blogger.itemClass') { comment.deleteclass += ' ' + entry.gd$extendedProperty[k].value; } } } comments.push(comment); } } return comments; }; var paginator = function(callback) { if (hasMore()) { var url = config.feed + '?alt=json&v=2&orderby=published&reverse=false&max-results=50'; if (cursor) { url += '&published-min=' + new Date(cursor).toISOString(); } window.bloggercomments = function(data) { var parsed = parse(data); cursor = parsed.length < 50 ? null : parseInt(parsed[parsed.length - 1].timestamp) + 1 callback(parsed); window.bloggercomments = null; } url += '&callback=bloggercomments'; var script = document.createElement('script'); script.type = 'text/javascript'; script.src = url; document.getElementsByTagName('head')[0].appendChild(script); } }; var hasMore = function() { return !!cursor; }; var getMeta = function(key, comment) { if ('iswriter' == key) { var matches = !!comment.author && comment.author.name == config.authorName && comment.author.profileUrl == config.authorUrl; return matches ? 'true' : ''; } else if ('deletelink' == key) { return config.baseUri + '/delete-comment.g?blogID=' + config.blogId + '&postID=' + comment.id; } else if ('deleteclass' == key) { return comment.deleteclass; } return ''; }; var replybox = null; var replyUrlParts = null; var replyParent = undefined; var onReply = function(commentId, domId) { if (replybox == null) { // lazily cache replybox, and adjust to suit this style: replybox = document.getElementById('comment-editor'); if (replybox != null) { replybox.height = '250px'; replybox.style.display = 'block'; replyUrlParts = replybox.src.split('#'); } } if (replybox && (commentId !== replyParent)) { document.getElementById(domId).insertBefore(replybox, null); replybox.src = replyUrlParts[0] + (commentId ? '&parentID=' + commentId : '') + '#' + replyUrlParts[1]; replyParent = commentId; } }; var hash = (window.location.hash || '#').substring(1); var startThread, targetComment; if (/^comment-form_/.test(hash)) { startThread = hash.substring('comment-form_'.length); } else if (/^c[0-9]+$/.test(hash)) { targetComment = hash.substring(1); } // Configure commenting API: var configJso = { 'maxDepth': config.maxThreadDepth }; var provider = { 'id': config.postId, 'data': items, 'loadNext': paginator, 'hasMore': hasMore, 'getMeta': getMeta, 'onReply': onReply, 'rendered': true, 'initComment': targetComment, 'initReplyThread': startThread, 'config': configJso, 'messages': msgs }; var render = function() { if (window.goog && window.goog.comments) { var holder = document.getElementById('comment-holder'); window.goog.comments.render(holder, provider); } }; // render now, or queue to render when library loads: if (window.goog && window.goog.comments) { render(); } else { window.goog = window.goog || {}; window.goog.comments = window.goog.comments || {}; window.goog.comments.loadQueue = window.goog.comments.loadQueue || []; window.goog.comments.loadQueue.push(render); } })(); // ]]> </script> </b:includable>

Save dan refresh browser

4. Jika tidak berhasil sobat perlu perhatikan apakah sobat menggunakan template buatan pihak ke tiga? Jika benar kontak saja pembuatnya. 

Karena jika saya membuat sebuah template blogger saya juga akan membuat dan memodifikasi widget widget dan gagdet gadget tertentu agar nampak berbeda dengan yang lain. Dan itu melibatkan manipulasi kode yang hanya saya yang benar benar tahu bagaimanan cara mengembalikannya ke mode default.

Hanya itu yang dapat saya berbagi untuk menjawab beberapa pertanyaan seputar masalah yang telah kita bahas diatas.

5. Langkah terakhir:  Cobalah kembalikan kode kode <head>, </body>, </head> yang telah di optimisasi seperti contoh dibawah:

  • &lt;!--</body>--&gt;&lt;/body&gt;  kembalikan menjadi </body> lagi
  • &lt;/head&gt;&lt;!--<head/>--&gt; kembalikan menjadi </head> lagi
  • &lt;head&gt; kembalikan menjadi <head> lagi.

Comments

  1. sudah coba semuanya, gak bisa juga mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih ada satu cara 99% biasanya bisa berhasil.. Nanti saya post lagi. .

      Delete
    2. 99% itu menggunakan cara yang saya posting :)

      Delete
    3. @Djangkaru Bumi, terimakasih sudah bantu :)

      Delete
  2. Dan saya juga telah membuat artikelnya. Solusinya harus menggunakan koding punya blogspot. Sekarang blogger benar-benar pelit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah makasih... Benar insiden ini terjadi lebih sering pada template berbeli, custom atau gratisan buatan pihakbke tiga

      Delete

Post a Comment

Ajukan pertanyaan dan berikan detailnya untuk memudahkan kami menganalisa dan troubleshooting agar kami dapat membantu atau membantu memecahkan masalah seputar kode kode HTML, CSS dan JS template blog kalian

Jika ingin komen dengan menyisipkan kode HTML, parse terlebih dahulu kodenya di :
Blogcrowds
Lalu hasil parse pastekan ke dalam kotak komentar.

Bagaimanapun pertanyaan, kritik, saran dan masukan dari kalianlah yang membuat blog ini tetap bertahan dan ada.

Terimakasih

Salam dari Admin
Anissa Auliasari

Popular Posts

MEMPERBAIKI ADD NUMBERING DAN ADD BULLETS YANG TIDAK BISA TAMPIL PADA POSTINGAN BLOG

Tulisan ini di posting adalah karena terdapat problem yang muncul setelah template di buat dan postingan di cobakan atau di publish. Terutama karena hal ini terjadi pada tema EditBlogTema yang dibuat untuk sementara berdasarkan tema sederhana bawaan blogger.
Problem tersebut muncul karena pada saat menuliskan beberapa item dalam bentuk daftar atau list ternyata tidak terlihat pada postingan padahal sudah di publish ke hadapan pembaca. Setelah saya cari di dasbor ada tool yang bernama "Add Numbering dan Add Bullets" yang tidak bekerja.

Sudah tentu ini pasti celah kelemahan tema jadi harus segera di perbaiki.

Ketika menulis pada dasbor blog dan di preview sepertinya tidak ada yang salah diatas tool "compose" terdapat add numbering dan add bullets tesebut dan pada saat dilakukan penulisan dalam bentuk list keduanya tampak berfungsi dengan baik, tapi apa yang terjadi pada saat artikel setelah di publish? Maksud menampilkan daftar atau list tadi hanya menampilkan tulisa…

BENANG MERAH CINTA SANG PENCIPTA

Andy Weir menulis sebuah cerpen pada tahun 2009, cerpen yang sangat menarik, indah sekaligus menakutkan jika dia bercerita perihal ide realitas hidup kita, semacam multiverse dalam fiksi sains dan fisika.
Aku adalah Tuhan dan Kamu sedang dalam perjalanan pulang ke rumah ketika kamu meninggal... Sebuah kecelakaan mobil, sebenarnya bukan peristiwa luarbiasa tetapi kematian tidak pernah memberikanmu pilihan. Kamu meninggalkan seorang isteri dan dua orang anak. Kematianmu itu tidak terlalu menyakitkan, paramedis telah berusaha menyelamatkan hidupmu, tetapi tidak ada harapan, tubuhmu telah hancur, dan itu lebih baik, percayalah kepadaku....
Dan disana, kamu akhirnya bertemu dengan Aku.

"Apa yang terjadi? " kamu bertanya. " Dimanakah aku kini ? " 
"Kamu sudah meninggal," Jawabku dengan suara datar. Bukan seperti nada yang menarik seperti yang kamu harapkan. 
"Apakah tadi aku ditabrak truk?...Sebuah tanjakan.." 
"Benar" Jawabku 
"Aku....…

Kisah UAS Dan Mellya Juniarti: Tidak ada yang abadi.

Sudah lama saya tidak menulis di halaman blog ini, karena lebih banyak terfokus pada pekerjaan sehari hari. Sampai akhirnya saya tergelitik untuk ikutan menulis tentang UAS, setelah membaca berita yang bertebaran di internet.
Menulis menurut sudut pandang saya sendiri. Atau lebih spesifiknya sebagai seorang blogger.

Fakta 1. Ustad Abdul Somad - Mellya Juniarti Resmi bercerai.
Peristiwa ini menarik perhatian saya apalagi tentang hubungan dua insan yang pernah bertekad memilih hidup bersama selamanya. Siapa sih yang ingin berpisah? Gambar di atas sudah bertebaran di internet, di medsos dan tidak akan dapat di hapus lagi dari dunia maya karena jalin menjalin sangat kuat di dalam library di dunia website.

Saya tahu itu karena saya peminat web dan mengerti segala impikasinya terhadap kehidupan dan privasi manusia pada saat ini. Dunia sekarang telah hampir kepada dimana dinding, lantai dan langit dapat mendengarkan setiap perkataan dan bahkan helaan nafas kita.

Ya, photo itu telah di postin…

PANDUAN LENGKAP MENGEDIT TEMPLATE EMPORIO

Untuk template blogger default versi 3 Ini adalah panduan lengkap cara "mengoprek" template bawaan (default) blogger menjadi beda dan tampak premium. Ikuti secara seksama. Sisanya ada ditangan sobat sendiri...
Bagian Isi:
Kelebihan template bawaan bloggerKelebihan varian terbaru template bloggerMerombak heading blogger agar dinamisMemasang related postMemasang menu navigasiMenambahkan CSSMenambahkan HTMLMenambahkan Javascript Langkah merubah Desain Template blogger:
(Menggunakan HTML untuk mengubah desain blog)
Login ke Blogger.Pilih blog untuk diperbarui.Di menu sebelah kiri, klik Tema.Di sebelah kanan agak keatas ada ikon tiga titik klik dan, klik Edit HTML.Buat perubahan yang Kalian inginkan.Klik Simpan tema. Template adalah bagian terpenting dari sebuah blog tidak perduli sobat ngeblognya pakai platform Wordpress, Jimdo, Wix atau Blogspot dan lain lain. Tidak perduli sobat memakai template premium berbeli atau hanya sekedar memakai template yang telah tersedia secara defau…

ALASAN MENGAPA MENGGANTI SISTEM ANDROID KE SISTEM OPERASI BARU NYARIS MUSTAHIL AKAN SUKSES

Huawei jelas sedang mencoba dan itu pasti akan ada harganya: Akan hadir sebuah sistem baru yang akan membuat kita panasaran seperti apa bentuk dan performanya jika dibanding dengan Android yang selama ini telah memberikannya "nyawa" untuk hidup dan menjadi sebesar sekarang.
Karena kita tahu sehebat apapun sebuah mesin gagdet tiada akan ada artinya tanpa sistem operasi, software dan aplikasi, maka suatu gadget  itu ibarat raga tanpa nyawa. Dilatari nasibnya yang ter"aniaya" oleh Trump (baca:Amerika)  tentu sangat menarik untuk mengikuti perkembangan nasib dari Huawei. Akankah Huawei tetap menjadi besar setelah menggunakan sistem operasinya sendiri?

Baca juga:
Siapa pemenang, siapa pacundang Amerika atau Cina? bagian pertamaSiapa pemenang, siapa pacundang Amerika atau Cina? bagian Kedua Oke mari kita simak penjelasan yang saya simpulkan dari pendapat para ahli mengapa hal itu sulit menjadi kenyataan:
1. Terlihat sederhana Platform mobile beserta ekosistemnya itu sanga…
Copyright © editblogtema. All rights reserved.